Tampilkan postingan dengan label Lampu LED. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampu LED. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 September 2025

Unboxing dan Review Lampu Sorot Soarfly 8" (Pakai Baterai Makita)

Tampilan Kemasan Soarfly 8"
Tampilan Kemasan Soarfly 8"
Selain membeli lampu sorot besutan J.LD Tool 1170, penulis juga membeli lampu sorot besutan Soarfly 8", dimana ukuran diagonal lampu sorot sebesar 8 inch. Lampu sorot ini juga di-bundle dengan baterai 1588VF sebanyak 2 buah didiskon seharga Rp. 234.511,- dari harga Rp. 249.000,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan Soarfly 8"
Tampilan Isi Kemasan Soarfly 8"
Setelah dibuka, kemasan berisi lampu sorot (dibungkus bubble wrap bening), dua baterai (dibungkus  bubble wrap warna putih) dan charger.

Tampilan Depan Soarfly 8"
Tampilan Depan Soarfly 8"
Kaca lampu sorot pun dilapisi plastik bening untuk mencegah dari baret ketika dalam proses pengirimannya.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Cahaya Soarfly 8"
Tampilan Cahaya Soarfly 8"
Lampu sorot ini menghasilkan cahaya terang, tetapi masih lebih terang punya J.LD Tool 1170 tetapi bidang luas penerangannya lebih besar dari J.LD Tool 1170 yang berukuran 4 inch. Untuk daya tahan berapa lamanya, tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan itu sendiri. 

Tampilan Pengecasan USB Soarfly 8"
Tampilan Pengecasan USB Soarfly 8"
Penulis juga tidak lupa menguji port USB untuk mengecas kamera aksi Brica B-Pro yang masih menggunakan port jenis micro USB dan pengecasan berjalan lancar.

Secara keseluruhan, perangkat ini cocok digunakan ketika pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk kegiatan luar (outdoor).


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, lampu sorot ini berfungsi dengan baik dan menghasilkan cahaya lumayan terang lho.. dan juga memiliki port USB untuk mengecas perangkat elektronik lainnya sehingga VERY RECOMMENDED. Lampu sorot ini sangat cocok digunakan ketika terjadi pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk menemani aktifitas kegiatan diluar ruangan (outdoor) lho..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari lampu sorot murah dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Unboxing dan Review Lampu Sorot J.LD Tool 1170 (Pakai Baterai Makita)

Tampilan Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Tampilan Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Eh, pas berselancar di Shopee, penulis melihat lampu sorot yang menggunakan baterai standar Makita dan langsung tertarik untuk membelinya. Penulis rasa perlu juga punya perangkat ini sebagai cadangan ketika pemadaman listrik maupun untuk melakukan perbaikan dimalam hari. Penulis membeli lampo sorot besutan merek J.LD 1170 seharga Rp. 81.984,- setelah mendapatkan diskon dari harga Rp. 86.000,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Tampilan Isi Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Karena penulis hanya memilih tanpa baterai (karena sudah punya baterai model Makita dari toolkit lainnya), maka kemasan hanya berisi lampu sorot itu sendiri yang dibungkus dengan bubble wrap.

Tampilan Depan J.LD Tool 1170
Tampilan Depan J.LD Tool 1170
Kaca lampu sorot pun dilapisi plastik bening untuk mencegah dari baret ketika dalam proses pengirimannya.

Tampilan Belakang J.LD Tool 1170
Tampilan Belakang J.LD Tool 1170
Bagian belakang lampu sorot ada dua buah port USB yang bisa dipakai untuk mengecas perangkat elektronik lainnya.

Tampilan Atas J.LD Tool 1170
Tampilan Atas J.LD Tool 1170
Bagian atas terukir tulisan J.LD Tool 1170. Sayangnya unit yang penulis terima bagian atasnya terdapat baretan!


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Cahaya J.LD Tool 1170
Tampilan Cahaya J.LD Tool 1170
Lampu sorot ini menghasilkan cahaya sangat terang. Untuk daya tahan berapa lamanya, tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan itu sendiri. 

Tampilan Pengecasan USB J.LD Tool 1170
Tampilan Pengecasan USB J.LD Tool 1170
Penulis juga tidak lupa menguji port USB untuk mengecas kamera aksi Brica B-Pro yang masih menggunakan port jenis micro USB dan pengecasan berjalan lancar.

Secara keseluruhan, perangkat ini cocok digunakan ketika pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk kegiatan luar (outdoor).

.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, lampu sorot ini berfungsi dengan baik dan menghasilkan cahaya cukup terang lho.. dan juga memiliki port USB untuk mengecas perangkat elektronik lainnya sehingga HIGHLY RECOMMENDED. Merek J.LD Tool jangan diragukan kualitasnya meskipun harganya sangat terjangkau dibandingkan merek besutan Cina lainnya. Lampu sorot ini sangat cocok digunakan ketika terjadi pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk menemani aktifitas kegiatan diluar ruangan (outdoor) lho..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari lampu sorot murah dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Kamis, 04 Oktober 2018

Pasang Lampu Kabin LED di DiXie

Halo para DiXi-er, kali ini penulis memasang lampu LED model touch and click sebagai lampu kabin untuk si DiXie. Ceritanya si DiXie ini sudah penulis ganti lampu kabin dengan orisinil punya Toyota Avanza, dan ternyata begitu dipasang tidak lama langsung konslet dan terbakar pada saklarnya. Alhasil si DiXie gelap-gelapan kabinnya kalau malam.

Nah, pada hari Rabu tanggal 3 Oktober 2018 pas penulis menengok orangtua di Surabaya, iseng-iseng berselancar di jakartanotebook.com dan mendapatkan lampu LED 3 lampu model touch and click seharga Rp. 12.700,- langsung saja penulis ke toko jakartanotebook di Surabaya Timur (dekat kearah Pantai Kenjeran).

Lampu LED 3 lampu model touch and click
Keesokan hari setelah kembali ke Batu, selepas sholat Ashar langsung penulis mengambil lampu kabin Toyota Avanza yang konsleting, kemudian penulis lepas semua jalur-jalur dan panel-panel yang ada di dudukan lampu kabin tersebut.

Kondisi dudukan lampu kabin yang sudah dilepas jalur dan panelnya

Lampu LED diisi dengan batre jenis AAA sebanyak 3 buah
 Setelah itu baru penulis menyetel tutup belakang dari lampu LED tersebut supaya masuk di dudukan lampu kabin. Dibelakang tutup belakang lampu LED sudah tersedia sticker untuk melengketkan lampu LED tersebut. Penulis menambahkan lagi perekat menggunakan double tape untuk melengketkan lampu LED tersebut supaya lebih kuat didudukan lampu kabin.

Menambahkan double tape ditutup belakang lampu LED

Lampu LED sudah terpasang di dudukan lampu kabin
Setelah tutup belakang lampu LED terpasang di dudukan lampu kabin, diuji dulu apakah lampu LED bisa dibuka tutup (untuk mengganti baterai ketika habis nantinya) ternyata lancar jaya. Sekarang saatnya untuk memasang dudukan lampu kabin di DiXie.

Dudukan lampu kabih terpasang di DiXie
Untuk memasang dudukan lampu kabin, kepala baut harus di "rampingkan" sedikit menggunakan gerinda, kalau tidak akan kesulitan memasang lampu LED-nya. Untuk ujicoba sementara menggunakan dua baut terlebih dahulu.

Lampu LED terpasang dengan sempurna di dudukan lampu kabin
Lampu LED terpasang dengan sempurna di kabin DiXie, sehingga sekarang si DiXie sudah tidak gelap-gelapan lagi kalau dibutuhkan penerangan di dalam kabin.

Cahaya dari lampu LED lumayan terang meskipun menggunakan 3 LED
Cahaya yang dihasilkan oleh lampu LED lumayan terang meskipun hanya menggunakan 3 buah lampu LED. Untuk menyalakan dan mematikan lampu cukup menekan bagian tengah lampu sampai terdengan suara 'klik".

Silahkan mencoba memasang lampu LED model touch and click ini, yang jelas ini bukan promosi yaa...