Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Januari 2022

Novell NetWare, Sistem Operasi Yang Dikhususkan Untuk Jaringan

Novell NetWare 5.1 Boot Logo
Novell NetWare 5.1 Boot Logo
Ketika anda menjalankan sistim operasi Windows Server besutan Microsoft maupun Linux / Unix, pernahkah dalam pikiran anda terbersit apakah sistim operasi untuk jaringan yang tersedia luas hanya ini saja? Bila pernah, maka anda tidak salah. Karena ada sistim operasi lain yang dikhususkan untuk jaringan, yaitu NetWare besutan Novell, Inc. Sistim operasi ini merupakan rival (saingan) berat sistim operasi Linux pada saat itu.

Novell NetWare ini berjalan pada diatas sistim operasi DR-DOS (untuk server-nya), sedangkan untuk client-nya dibuat berbagai versi yang dapat berjalan DOS, Windows, UNIX, Macintosh, OS/2 dan mungkin sistim operasi lainnya. Sistim operasi ini dirancang sebagai sistim operasi jaringan yang cepat dan handal dengan  menginvestasikan sejumlah besar penelitian bagaimana melakukan I/O secara cepat dan meminimalkan penundaan (delay) proses terkait perangkat keras. Hasil akhirnya adalah sistim operasi jaringan yang sangat ramping dan berkinerja stabil meskipun banyak klien yang terhubung. Apabila anda keluar dari GUI ke console, maka untuk kembali lagi ke GUI, cukup anda ketikkan perintah startx di-console.

Tampilan Desktop Novell NetWare 5.1
Tampilan Desktop Novell NetWare 5.1
Kini NetWare sudah berganti nama menjadi Open Enterprise Server (OES) pada bulan Maret 2005 dan beralih ke sistim operasi SUSE Linux Enterprise Server (SLES) dikarenakan Novell melihat bahwa kernel Linux kedepannya lebih menjanjikan untuk pengembangan lebih lanjut sistim operasi ini.

Penulis berhasil mengunggah beberapa versi Novell NetWare yang dapat dipasang secara langsung dengan mem-boot dari CD daripada harus menggunakan floppy disk. Semua versi Novell NetWare sudah penulis beri lisensi unlimited. Tanpa panjang lebar, silahkan para pembaca sekalian untuk mengunduh dan mencobanya disini. Ketika proses pemasangannya, Novell NetWare akan membuat boot partition (partisi yang dikhususkan untuk proses booting) sebesar 100MB, selanjutnya akan menggunakan partisi lain untuk menyimpan sistim operasinya.

Akhir kata, penulis mengucapkan selamat mencoba dan bernostalgia dengan Novell NetWare ini...

Jumat, 23 April 2021

Setelan WiFi Repeater Router D-Link DIR-612 X1

Tampilan D-Link DIR-612 HW X1
Tampilan D-Link DIR-612 HW X1
Setelah beberapa hari penulis bergulat mencari router bekas untuk membuat repeater WiFi Indihome dimess tempat penulis tinggal. Penulis akhirnya berburu router seken di marketplace-nya facebook dan penulis mendapatkan router WiFi merek Tenda W308R yang mendukung WDS (Wireless Distribution System) dimana kita dapat memperluas jaringan dari access point tanpa menggunakan kabel seperti yang biasa dilakukan jaringan dengan kabel. Ketika menggunakan WDS ini, router utama dan kedua harus sama-sama mendukung WDS ini, tetapi permasalahannya adalah router WiFi Indihome ini TIDAK MENDUKUNG WDS.

Akhirnya router Tenda W308R yang penulis beli seharga Rp. 70.000,- menjadi sia-sia! Tetapi penulis tidak mau menyerah begitu saja, namanya juga rejeki, akhirnya ada yang menjual router D-Link DIR-612 dan TP-Link TL-WR840N keduanya hanya seharga Rp. 100.000,- setelah melalui nego tentunya hehehe..

Ketika menyetel router D-Link DIR-612 ini sesuai dengan petunjuk dilaman web D-Link, ternyata tampilan menu dilaman web dan yang ada di router yang penulis tidak sama!!! Ternyata D-Link DIR-612 yang penulis beli ini versi hardware-nya adalah X1 sedangkan dilaman web D-Link adalah versi hardware B1 dan tampilan berbeda jauh!!!

Akhirnya penulis berhasil mengutak-atik D-Link DIR-612 ini hingga berhasil menjadi repeater dengan cara sebagai berikut:
  1. Melakukan reset dengan cara menekan tombol reset selama lebih dari 10 detik kemudian lepaskan.
  2. Gunakan kabel LAN dan sambungkan ke komputer dan router kemudian jalankan Setup Wizard dengan menggunakan peramban dan ketik alamat http://192.168.0.1/wizard/index-wizard.html#/loading maka anda akan dituntun dalam menyetel router ini.
  3. Apabila anda akan menggunakan router ini sebagai repeater, maka di wizard ini pilih Continue setelah pemilihan bahasa.
  4. Pada tampilan Device mode, pada Connection method pilih Wi-Fi kemudian di Work mode pilih Repeater.
  5. Pada tampilan LAN, centang Automatic obtainment of IPv4 address.
  6. Pada tampilan Wi-Fi Client, klik WIRELESS NETWORKS dan pilih jaringan Wi-Fi yang ingin anda gunakan. Selanjutkan masukkan kata sandi yang digunakan oleh jaringan yang sudah anda pilih tadi di Password PSK.
  7. Pada tampilan Wireless Network 2.4 GHz, masukkan SSID (nama jaringan) sesuai keinginan anda di Network name dan kata sandinya di Password.
  8. Ketika sudah selesai, maka router akan di-reboot, selanjutnya silahkan cek apa sudah muncul repeater baru dengan menggunakan SSID sesuai keinginan anda.
Selesai sudah cara menyeting router D-Link DIR-612 ini menjadi repeater. Cukup mudah bukan? Silahkan anda coba praktikkan sendiri..