Selasa, 30 September 2025

Review Speaker Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S [Seken]

Tampilan Samping Kiri Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S Terlipat
Tampilan Samping Kiri Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S Terlipat
Hasrat penulis mengkoleksi pisau lipat semakin bertambah lagi.. Kali ini penulis mencoba untuk membeli pisau lipat seken dari penjual Tangguh International Trader di Shopee dan pilihan kali ini jatuh ke pisau besutan Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S seharga Rp. 185.588,-. Kenapa penulis memilih pisau ini? Karena harganya terjangkau dan memiliki gerigi (serrated) dimata pisaunya, gerigi ini sangat berfungsi seperti gergaji kalau ingin memotong lebih cepat.

Seperti biasa, penulis langsung mencari bahan material besi baja apakah yang dipakai oleh pisau lipat ini, terjawab dilaman jejaring Smith & Wesson itu sendiri, yakni bahan baja 7Cr17MoV dan buatan Cina. Setelah pisau lipat ini tiba, langsung penulis cek dan buktikan sendiri bagaimana kualitasnya..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Samping Kanan Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S Terlipat
Tampilan Samping Kanan Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S Terlipat

Tampilan Dent Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S Terlipat
Tampilan Dent Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S Terlipat
Terdapat penyok (dent), kemungkinan besar pisau ini pernah jatuh. Dikarenakan gagang pisau ini terbuat dari aluminium, makanya bisa terjadi penyok.

Tampilan Sisi Kiri Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S
Tampilan Sisi Kiri Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S
Pisau ini penulis terima ditangan masih dalam kondisi dari penjual, belum dibersihkan. Terlihat banyak debu yang menempel dibilah pisau. Disisi kiri pisau ini terdapat logo dan tulisan Smith & Wesson ® ExremeOps.

Tampilan Sisi Kanan Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S
Tampilan Sisi Kanan Pisau Lipat Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S
Disisi kanan pisau dekat dengan pangkal bilah terdapat tulisan model pisau ini, yakni SWA24S.


.: PENGUJIAN :.

Pisau ini penulis rasakan sangat pas digenggaman, pegangan pisau ini terbuat dari bahan aluminium tetapi tidak licin ketika digenggam. Pisau ini memang diciptakan untuk kegiatan sehari-hari maupun outdoor dan survival, sebenarnya bisa juga digunakan untuk combat apabila dalam keadaan terdesak.

Penulis tidak melakukan pengujian itensif terhadap pisau ini, ketika penulis pegang mata pisaunya, teraba bila mata pisau sangat tajam meskipun kondisi seken.


.: KESIMPULAN :.

Menurut penilaian penulis secara pribadi, Smith & Wesson ExtremeOps SWA24S ini HIGHLY RECOMMENDED untuk dimiliki, baik untuk dipergunakan untuk outdoor maupun dikoleksi (seperti penulis) dikarenakan harga murah tetapi kualitas joss gandos meskipun merek Amrik tapi dibuat di Cina..

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang sedang mencari pisau lipat seken dengan kualitas diatas harganya yang budget friendly..

Unboxing dan Review Gerinda Mini XAPR AP42 Lite

Tampilan Kemasan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Tampilan Kemasan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Penulis sebelumnya sudah memiliki gerinda mini besutan Corolla CH011903 dan penulis taruh di Surabaya. Jadinya penulis butuh satu lagi untuk di Jakarta dan pilihan jatuh ke XAPR AP42 Lite seharga Rp. 186.042,- karena mendapat diskon dari harga Rp. 227.839,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Kotak kemasan gerinda ini termasuk bagus lho, pakai kotak plastik tekstur kasar seperti hardcase. Gerinda mini dibungkus plastik bening.

Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Setelah dibuka dan dikeluarkan, kemasan berisi gerinda mini, baterai Li-Ion 15V dua buah, charger, mata gerinda potong ukuran 3", kunci L dan lembar petunjuk penggunaan sekaligus dengan kartu garansi.

Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Disamping kanan gagang gerinda mini ini terdapat saklar geser warna merah yang berguna untuk menahan as mata gerinda. Untuk memasang mata gerinda, cukup geser saklar warna merah ke atas, kemudian buka baut pengunci mata gerinda menggunakan kunci L yang disediakan. Gerinda mini ini TIDAK memiliki indikator baterai!

Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Disamping kanan gerinda mini bertuliskan spesifikasi teknisnya.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Pasang Baterai Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Tampilan Pasang Baterai Gerinda Mini XAPR AP42 LITE
Untuk menjalankan gerinda ini harus dipasang baterainya dengan cara memasukkan baterai (pastikan sudah dicas terlebih dahulu) sesuai bentuk sudut baterai dan digagang gerinda mini.

Gerinda mini ini jelas tidak sekuat putaran gerinda listrik, jadi untuk memotong benda yang sama bisa lebih lama sekitar 3x lipatnya! Penulis coba gerinda ini  untuk memotong nomor rangka mobil saja sudah terasa lambat apalagi dipakai memotong mesin mobil! Gerinda mini ini COCOK untuk pekerjaan ringan saja..


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, gerinda ini cocok untuk pekerjaan ringan saja, tetapi VERY RECOMMENDED untuk dimiliki karena harganya yang murah, tetapi TIDAK memiliki indikator baterai dan bisa dipakai dalam keadaan darurat..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari gerinda mini untuk membantu pekerjaan ringan anda dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Rabu, 24 September 2025

Unboxing dan Review Gerinda Mini Corolla CH011903

Tampilan Kemasan Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Kemasan Gerinda Mini Corolla CH011903
Karena penulis butuh gerinda mini untuk membantu ketika melakukan perbaikan kecil, dan sudah "tertipu" oleh gerinda mini besutan J.LD-II 5018 lalu, penulis tetap semangat mencari gerinda mini. Akhirnya penulis menemukan gerinda mini besutan Corolla CH011903 di Shopee didiskon seharga Rp. 126.555,- dari harga Rp. 137.500,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini Corolla CH011903
Gerinda mini set hanya ditaruh didalam tatakan terbuat dari busa warna hitam.

Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini Corolla CH011903
Setelah dibuka dan dikeluarkan, kemasan berisi gerinda mini, baterai Li-Ion 12V, charger, mata gerinda potong ukuran 3" 3 buah, kartu garansi dan lembar petunjuk penggunaan.

Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini Corolla CH011903

Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini Corolla CH011903

Tampilan Baterai Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Baterai Gerinda Mini Corolla CH011903
Baterai yang disematkan 12V dengan kapasitas 1300 mAh.

Tampilan Indikator Baterai Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Indikator Baterai Gerinda Mini Corolla CH011903
Terdapat indikator kapasitar baterai digagang gerinda mini. Penulis penasaran dengan indikator ini, betulan berfungsi atau sebagai aksesoris pemanis belaka seperti digerinda mini J.LD-II 5108..


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Fungsi Indikator Baterai Gerinda Mini Corolla CH011903
Tampilan Fungsi Indikator Baterai Gerinda Mini Corolla CH011903
Untuk menjalankan gerinda ini harus dipasang baterainya dengan cara memasukkan baterai (pastikan sudah dicas terlebih dahulu) sesuai bentuk sudut baterai dan digagang gerinda mini. Setelah penuis coba hidupkan gerinda mini ini tanpa mata gerinda, penulis lihat ternyata indikator baterainya bekerja dengan baik!

Untuk memasang mata gerinda, cukup tarik cincin plastik pengunci poros berwarna merah (didekat pelindung mata gerinda) ke atas, kemudian buka baut pengunci mata gerinda menggunakan kunci L yang disediakan.

Gerinda mini ini jelas tidak sekuat putaran gerinda listrik, jadi untuk memotong benda yang sama bisa lebih lama sekitar 3x lipatnya! Penulis coba gerinda ini  untuk memotong nomor rangka mobil saja sudah terasa lambat apalagi dipakai memotong mesin mobil! Gerinda mini ini COCOK untuk pekerjaan ringan saja..


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, gerinda ini cocok untuk pekerjaan ringan saja, tetapi VERY RECOMMENDED untuk dimiliki karena harganya yang murah, memiliki indikator baterai dan bisa dipakai dalam keadaan darurat.. Penulis menaruh gerinda mini ini dirumah orangtua penulis di Surabaya.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari gerinda mini untuk membantu pekerjaan ringan anda dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Unboxing dan Review Speaker Fleco F-233B

Tampilan Depan Kemasan Speaker Fleco F-233B
Tampilan Depan Kemasan Speaker Fleco F-233B
Penulis tertarik untuk mengkoleksi speaker kecil dan berharga murah.. Penulis menemukan speaker besutan Fleco F-233 seharga Rp. 49.800,-. Merek Fleco ini terkenal sebagai merek lokal yang mengeluarkan berbagai macam perangkat elektronik dengan harga terjangkau meskipun semua produknya buatan Cina. Penulis langsung saja pesan speaker dan langsung saja kita ulas..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Belakang Kemasan Speaker Fleco F-233B
Tampilan Belakang Kemasan Speaker Fleco F-233B
Kalau dilihat dari fisik kotak kemasannya, speaker ini sepertinya stok lama. Dibelakang kotak kemasan tertuliskan spesifikasi teknis speaker ini.

Tampilan Buka Kemasan Speaker Fleco F-233B
Tampilan Buka Kemasan Speaker Fleco F-233B

Tampilan Isi Kemasan Speaker Fleco F-233B
Tampilan Isi Kemasan Speaker Fleco F-233B
Isi kemasan adalah dua speaker terbungkus plastik, kabel pengendali terbungkus kotak karton warna putih dan kartu garansi.

Tampilan Depan Speaker Fleco F-233B
Tampilan Depan Speaker Fleco F-233B

Tampilan Belakang Speaker Fleco F-233B
Tampilan Belakang Speaker Fleco F-233B
Kabel pengendali ini berisi modul bluetooth serta pengendali speaker dan satu ujungnya USB+jack 3,5mm (masukan) dan ujung satunya terdapat 2 buah jack 3,5mm ke arah dua speaker.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Pengendali Tersambung Speaker Fleco F-233B
Tampilan Pengendali Tersambung Speaker Fleco F-233B
Kabel penulis penulis hubungkan ke kedua speaker dan USB penulis colokkan ke cas ponsel untuk menyalakan speaker ini. Tekan tombol modus (M) untuk mengganti modus masukan dari radio, bluetooth dan dari AUX (masukan jack 3,5mm).

Tampilan Speaker Fleco F-233B Terdeteksi Nama Bluetooth-nya FLECO
Tampilan Speaker Fleco F-233B Terdeteksi Nama Bluetooth-nya FLECO
Penulis menggunakan pemutar musik TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418 sebagai sumber musik menggunakan sambungan bluetooth. Nama speaker ini adalah FLECO sesuai dengan nama produknya.

Penulis menguji speaker ini menggunakan lagu Cake - I Will Survive, Jamelia - Superstar, Deep Purple - Soldier of Fortune dan Helloween - Windmill. Berdasarkan pengujian dari keempat lagu tersebut, ternyata speaker ini memiliki bunyi yang sama saja seperti Wearnes Audio Zone 2.0.


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian sekilas, speaker ini berfungsi dengan baik, suara jelas tidak cempreng dan RECOMMENDED untuk dibeli. Terlepas kekurangan dari speaker ini adalah menggunakan catu daya DC 5V dan tidak adanya fitur untuk nada bass serta barang stok lama (dijual oleh seller ini), speaker ini cocok untuk digunakan hanya sekedar untuk menemani kesunyian didalam kamar supaya tidak diganggu kuntilanang hehehe..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari speaker murah meriah untuk PC, laptop, ponsel maupun pemutar musik lainnya dan penasaran dengan kualitasnya..

Selasa, 23 September 2025

Restorasi Speaker Lawas Typhoon PS-301B

Tampilan Depan Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Depan Speaker Typhoon PS-301B
Penulis sempat kehilangan kesempatan ketika ada salah seorang pelapak di facebook Marketplace menjual speaker merek Volcano dengan konfigurasi 2.1 berbentuk silindris (sangat legend dikala itu) seharga Rp. 150.000,- dan penulis menawar Rp. 75.000,- tidak dikasih juga dan berakhir tragis, speaker akhirnya dibeli orang lain! Secara tidak sengaja, penulis ketika mengetikkan kata kunci "speaker komputer lawas" diaplikasi Shopee, eh muncul seorang pelapak dari Bandung yang menjual speaker Typhoon PS-301B seharga Rp. 25.000,-! Penulis langsung chat sang pelapak menanyakan masih ada dan bagaimana kondisinya, kata sang pelapak masih ada dan tidak tahu cara mencobanya karena colokan listriknya beda.

Penulis sebelumnya pernah memiliki speaker Typhoon PS-102, entah sekarang dimana keberadaan speaker tersebut, tentu saja penulis paham colokan listrik yang dimaksud, sama seperti yang dipakai oleh komputer jadul penulis jaman prosesor Intel 486 maupun AMD K6-2. Tanpa pikir panjang langsung saja penulis pesan pada tanggal 20 September 2025 dan sampai ditangan penulis tanggal 22 September 2025 siang. Langsung saja penulis ulas dan restorasi sehingga speaker ini bisa kembali jaya seperti dimasanya dulu..


.: TAMPILAN :.

Tampilan Belakang Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Belakang Speaker Typhoon PS-301B
Secara tampilan, speaker ini masih memakai warna favorit kala itu, yaitu warna putih tetapi seiring dengan berjalannya waktu, warnanya berubah jadi beige alias warna agak coklat menguning.

Hanya speaker sisi kiri saja yang memiliki panel pengaturan (apa buat pengguna kidal yah?). Panel pengaturan ini pun cukup sederhana, yakni (dari kiri ke kanan) pengatur Bass, pengatur Volume, tombol Surround (diatasnya ada lampu LED merah) dan tombol Power (diatasnya ada lampu LED merah).


.: KEKURANGAN :.

Kekurangan dari speaker ini ketika penulis terima adalah:
  1. Colokan listrik masih jaman komputer jadul, jadi tidak bisa dicoba langsung, karena colokan listrik jenis ini sudah tidak ada lagi dikomputer moderen.
  2. Kabel jack 3,5mm dari speaker sisi kanan putus.
  3. Kondisi port RCA untuk line-in sudah sedikit korosi.
Dengan semua kekurangan tersebut tetap penulis terima dan yakin produk lama itu terkenal bandel, karena dijaman itu yang dikejar adalah kualitas dan popularitas. Penulis yakin bahwa speaker ini bisa direstorasi dan hidup normal seperti sedia kala.


.: PROSES RESTORASI :.

Untuk merestorasi speaker ini hanya dibutuhkan dua benda tambahan, yaitu kepala colokan listrik biasa dan kabel jack 3,5mm. Langsung saja penulis beli keduanya ditoko listrik, konektor listrik merek Uticon (Rp. 13.000,-) dan kabel jack 3,5mm (dikedua ujungnya) dengan panjang 1,5m (Rp. 13.000,-). Setelah penulis membeli kebutuhan, langsung saja restorasi sebagai berikut:

Tampilan Konektor Jack 3,5mm dan RCA Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Konektor Jack 3,5mm dan RCA Speaker Typhoon PS-301B
Bagian belakang speaker kanan terdapat jack 3,5mm (untuk menyambungkan ke speaker kanan yang ada amplifier-nya) dan RCA untuk masukan.

Tampilan Dalam Sisi Kiri Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Dalam Sisi Kiri Speaker Typhoon PS-301B

Pertama, Penulis bersihkan dahulu port RCA yang sedikit korosi menggunakan tisu dan alkohol (karena tidak ada alkohol, penulis menggunakan hand sanitizer).

Tampilan Konektor Power Model Komputer Lama Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Konektor Power Model Komputer Lama Speaker Typhoon PS-301B

Kedua, Penulis potong konektor listrik jadul dan penulis ganti dengan colokan listik standar. Ketika penulis colokkan ke listrik dan voila, speaker hidup kembali dan kedua lampu LED merah menyala. Oke, sambungkan ke pemutar lagu untuk audio burning dan mengetes speaker sisi kanan.

Tampilan Dalam Sisi Kanan Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Dalam Sisi Kanan Speaker Typhoon PS-301B

Ketiga, Penulis gunakan kabel jack 3,5mm dan penulis colokkan ke jack 3,5mm dispeaker sisi kiri dan penulis gunakan kabel jack yang putus dispeaker kanan untuk meraba sisi manakah sebelah kanan dari jack 3,5mm tersebut. Sudah menemukan, langsung penulis potong salah satu sisi kabel jack 3,5mm tadi, eh ternyata didalam kabel yang berukuran besar ini muncul 3 buah kabel serabut, berwarna tembaga, merah dan hijau. Ketika penulis raba ketiga kabel tadi untuk menentukan mana kutub positif dan negatif-nya, ternyata TIDAK MENGELUARKAN SUARA! Usut punya usut, kabel yang berwarna merah dan hijau tadi itu adalah WARNA LAPISAN yang membuat kedua kabel tadi TIDAK AKAN KONSLETING dengan kabel lainnya. Berarti ada teknik khusus untuk menyambungkannya, bahkan penulis coba kerok warna kabel ini dengan harapan muncul warna tembaganya ternyata TIDAK BISA. Wah, berarti harus menggunakan kabel lain, karena sudah malam penulis tunda pengerjaan restorasi speaker sisi kanan.

Tampilan Penggantian Kabel Konektor 3,5mm Sisi Kanan Speaker Typhoon PS-301B
Tampilan Penggantian Kabel Konektor 3,5mm Sisi Kanan Speaker Typhoon PS-301B
Hari ini penulis langsung gass ke JakartaNotebook Jakpus untuk membeli dua macam kabel RCA ke jack 3,5mm, yang terbal seharga Rp. 7.500,- dan yang tipis seharga Rp. 4,000-. Penulis cek ternyata kabel yang tebal tidak bisa masuk ke lubang keluaran kabel jack 3,5mm dispeaker, tentu saja yang tipis bisa masuk tetapi sedikit harus dipaksa. Kedua colokan RCA penulis potong dan penulis gunakan kabel dari colokan RCA warna merah (sebelah kanan). Jack 3,5mm dari speaker sebelah kiri secara otomatis mendeteksi, apabila kedua kabel kiri dan kanan disambungkan ke satu speaker, maka speaker tersebut TIDAK AKAN BERBUNYI (mungkin untuk mencegah terjadinya konsleting atau cross-over / tidak ada pemisah suara kiri kanan yang dihasilkan).

Tampilan Speaker Typhoon PS-301B Berfungsi Kembali
Tampilan Speaker Typhoon PS-301B Berfungsi Kembali
Akhirnya proses restorasi berjalan dengan lancar meskipun tertunda gara-gara salah memilih kabel jack 3,5mm. Kabel audio yang dijual di JakartaNotebook itu bervariasi dan memang sebelumnya penulis juga sering membeli kabel disini dan sudah teruji kualitasnya. Rasa capek dan jengkel akhirnya terobati dengan bernostalgia mendengarkan alunan musik yang keluar dari speaker ini. Memang secara kualitas suara tidak patut disandingkan dengan speaker keluaran Creative maupun Altec Lansing dijamannya dulu. Tetapi setidaknya penulis masih bisa mendengarkan suara dan sedikit bass dengan harga yang cukup murah dijamannya maupun saat ini hehehe.. Total biaya restorasi yang diperlukan adalah Rp. 13.000,- (colokan listrik) + Rp. 13.000,- (jack 3,5mm gagal) + Rp. 4.000,- (jack 3,5mm berhasil) = Rp. 30.000,-, lebih mahal dari harga speaker itu sendiri yak hahaha..


Semoga artikel yang penulis buat ini bisa memberikan inspirasi maupun semangat kepada anda sekalian apabila ingin merestorasi untuk bernostalgia dengan barang-barang lawas / jadul. Selamat mencoba dan berkreatifitas..

Review Speaker Altec Lansing ACS22 [Seken]

Tampilan Iklan Speaker Altec Lansing ACS22
Tampilan Iklan Speaker Altec Lansing ACS22
Penulis masih onfire berburu speaker lawas jaman masih sekolah dan kulaih dulu dan mendapatkan speaker Altec Lansing ACS22 seharga Rp. 40.000,- dari salah seorang pelapak di facebook Marketplace berlokasi di Bekasi. Langsung penulis menghubungi pelapak tersebut menanyakan kondisi speaker tersebut dan pelapak bilang masih bagus, hanya kabel jack 3,5mm-nya diganti dengan konektor RCA karena dipakai mendengarkan musik dari pemutar DVD.

Pelapak ini menjual speaker karena pemutar DVD-nya sudah rusak dan speaker ini jadi menganggur, jadinya dijual saja supaya berguna bagi orang lain. Penulis minta shareloc dan langsung cusss kesana, janjian bertemu dikolam pancing Linggo, Pekayon Jaya, Bekasi. Langsung saja penulis ulas..


.: TAMPILAN :.

Tampilan Depan Speaker Altec Lansing ACS22
Tampilan Depan Speaker Altec Lansing ACS22
Bagian depan hanya ada ada lampu LED sebagai indikator (berwarna hijau jika menyala), tombol Power untuk menyalakan/mematikan speaker dan tombol putar Volume untuk mengatur tingkat kekerasan suara.

Tampilan Belakang Speaker Altec Lansing ACS22
Tampilan Belakang Speaker Altec Lansing ACS22
Terlihat kabel jack 3,5mm sudah diganti dengan konektor RCA.

Tampilan Tulisan Speaker Altec Lansing ACS22
Tampilan Tulisan Speaker Altec Lansing ACS22
Dibagian belakang speaker tertera tulisan ALTEC LANSING MULTIMEDIA COMPUTER SPEAKER SYSTEM ACS22 dan MADE IN CHINA. Tahun 2000 ini Altec Lansing sudah outsourcing pembuatan speaker-nya dinegara Cina.

Tampilan Segel Speaker Altec Lansing ACS22
Tampilan Segel Speaker Altec Lansing ACS22
Dibagian bawah speaker sebelah kanan terdapat segel pembelian speaker ini, terlihat speaker ini dibeli pada tanggal 27 Juli 2000 dan garansi berlaku selama 1 tahun saja. Terlihat bahwa segel belum ada robek, menunjukkan bahwa speaker ini belum pernah bermasalah dengan jarohannya alias sirkuit elektroniknya!


.: KEKURANGAN :.

Kekurangan dari speaker ini ketika penulis terima adalah:
  1. Kabel jack 3,5mm sudah diganti menjadi konektor RCA.
  2. Warna casing-nya sudah berwarna kecoklatan karena korosi (warna aslinya putih).
Dengan semua kekurangan tersebut tetap penulis terima dan yakin produk lama itu terkenal bandel, karena dijaman itu yang dikejar adalah kualitas dan popularitas. Penulis yakin bahwa speaker ini masih berfungsi normal.


.: PENGUJIAN :.

Ketika penulis menguji suara speaker ini, penulis cukup berkata, WOW! Meskipun speaker ini terkesan sederhana (tidak ada pengatur treble dan bass) tetapi tetap menghasilkan alunan nada yang seimbang (balance) lho! Jauh lebih bagus kualitas suara speaker ini dibandingkan suara speaker Wearnes Audio Zone 2.0Robot RS170.


.: KESIMPULAN :.

Meskipun speaker ini sudah berumur 25 tahun lebih 2 bulan tetapi masih mampu mempertahankan kualitas suara.. Berarti quality control Altec Lansing ini sangatlah ketat, meskipun produk dibuat di Cina tetapi kualitasnya masih terjaga sampai saat ini.. Jadi jangan ragu membeli speaker lawas besutan dari Altec Lansing ini.

Semoga artikel yang penulis buat ini bisa memberikan inspirasi maupun semangat kepada anda sekalian apabila ingin bernostalgia dengan barang-barang lawas/jadul. Selamat mencoba dan berkreatifitas..

Senin, 22 September 2025

Unboxing dan Review Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Sudah saatnya penulis butuh gerinda mini untuk membantu ketika melakukan perbaikan kecil dikendaraan, baik motor maupun mobil. Setelah melihat pilihan di Shopee, penulis memutuskan untuk membeli gerinda mini besutan J.LD-II 5018 didiskon seharga Rp. 209.816,- dari harga Rp. 230.000,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Gerinda mini set hanya ditaruh didalam tatakan terbuat dari busa warna putih.

Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Setelah dibuka dan dikeluarkan, kemasan berisi gerinda mini, baterai Li-Ion 15V dua buah, charger, mata gerinda potong ukuran 3", kartu garansi dan lembar petunjuk penggunaan.

Tampilan Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Disamping kanan gerinda mini bertuliskan spesifikasi teknisnya.

Tampilan Poros Mata Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Poros Mata Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Indikator Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Indikator Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Terdapat indikator kapasitar baterai digagang gerinda mini. Penulis penasaran dengan indikator ini, betulan berfungsi atau sebagai aksesoris pemanis belaka.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Pasang Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Pasang Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Untuk menjalankan gerinda ini harus dipasang baterainya dengan cara memasukkan baterai (pastikan sudah dicas terlebih dahulu) sesuai bentuk sudut baterai dan digagang gerinda mini..

Tampilan Cincin Pengunci Poros Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Cincin Pengunci Poros Gerinda Mini J.LD-II 5018
Untuk memasang mata gerinda, tarik cincin plastik pengunci poros berwarna merah (didekat pelindung mata gerinda) ke atas, kemudian buka baut pengunci mata gerinda menggunakan kunci L yang disediakan.


Penulis coba menghidupkan gerinda mini ini TANPA memasang mata gerinda. Penulis mengecek terlebih dahulu indikator baterai dan ternyata indikator baterai ini TIDAK BERFUNGSI alias sebagai aksesoris pemanis belaka!

Gerinda mini ini jelas tidak sekuat putaran gerinda listrik, jadi untuk memotong benda yang sama bisa lebih lama sekitar 3x lipatnya! Penulis coba gerinda ini  untuk memotong nomor rangka mobil saja sudah terasa lambat apalagi dipakai memotong mesin mobil! Gerinda mini ini COCOK untuk pekerjaan ringan saja..


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, gerinda ini cocok untuk pekerjaan ringan saja, tetapi RECOMMENDED untuk dimiliki karena harganya yang murah dan bisa dipakai dalam keadaan darurat.. Dikarenakan indikator baterai tidak berfungsi, maka perangkat ini penulis RETURN ke penjualnya.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari gerinda mini untuk membantu pekerjaan ringan anda dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..