 |
| Tampilan Depan Speaker Typhoon PS-301B |
Penulis sempat kehilangan kesempatan ketika ada salah seorang pelapak di facebook Marketplace menjual speaker merek Volcano dengan konfigurasi 2.1 berbentuk silindris (sangat legend dikala itu) seharga Rp. 150.000,- dan penulis menawar Rp. 75.000,- tidak dikasih juga dan berakhir tragis, speaker akhirnya dibeli orang lain! Secara tidak sengaja, penulis ketika mengetikkan kata kunci "speaker komputer lawas" diaplikasi Shopee, eh muncul seorang pelapak dari Bandung yang menjual speaker Typhoon PS-301B seharga Rp. 25.000,-! Penulis langsung chat sang pelapak menanyakan masih ada dan bagaimana kondisinya, kata sang pelapak masih ada dan tidak tahu cara mencobanya karena colokan listriknya beda.
Penulis sebelumnya pernah memiliki speaker Typhoon PS-102, entah sekarang dimana keberadaan speaker tersebut, tentu saja penulis paham colokan listrik yang dimaksud, sama seperti yang dipakai oleh komputer jadul penulis jaman prosesor Intel 486 maupun AMD K6-2. Tanpa pikir panjang langsung saja penulis pesan pada tanggal 20 September 2025 dan sampai ditangan penulis tanggal 22 September 2025 siang. Langsung saja penulis ulas dan restorasi sehingga speaker ini bisa kembali jaya seperti dimasanya dulu..
.: TAMPILAN :.
 |
| Tampilan Belakang Speaker Typhoon PS-301B |
Secara tampilan, speaker ini masih memakai warna favorit kala itu, yaitu warna putih tetapi seiring dengan berjalannya waktu, warnanya berubah jadi beige alias warna agak coklat menguning.
Hanya speaker sisi kiri saja yang memiliki panel pengaturan (apa buat pengguna kidal yah?). Panel pengaturan ini pun cukup sederhana, yakni (dari kiri ke kanan) pengatur Bass, pengatur Volume, tombol Surround (diatasnya ada lampu LED merah) dan tombol Power (diatasnya ada lampu LED merah).
.: KEKURANGAN :.
Kekurangan dari speaker ini ketika penulis terima adalah:
- Colokan listrik masih jaman komputer jadul, jadi tidak bisa dicoba langsung, karena colokan listrik jenis ini sudah tidak ada lagi dikomputer moderen.
- Kabel jack 3,5mm dari speaker sisi kanan putus.
- Kondisi port RCA untuk line-in sudah sedikit korosi.
Dengan semua kekurangan tersebut tetap penulis terima dan yakin produk lama itu terkenal bandel, karena dijaman itu yang dikejar adalah kualitas dan popularitas. Penulis yakin bahwa speaker ini bisa direstorasi dan hidup normal seperti sedia kala.
.: PROSES RESTORASI :.
Untuk merestorasi speaker ini hanya dibutuhkan dua benda tambahan, yaitu kepala colokan listrik biasa dan kabel jack 3,5mm. Langsung saja penulis beli keduanya ditoko listrik, konektor listrik merek Uticon (Rp. 13.000,-) dan kabel jack 3,5mm (dikedua ujungnya) dengan panjang 1,5m (Rp. 13.000,-). Setelah penulis membeli kebutuhan, langsung saja restorasi sebagai berikut:
 |
| Tampilan Konektor Jack 3,5mm dan RCA Speaker Typhoon PS-301B |
Bagian belakang speaker kanan terdapat jack 3,5mm (untuk menyambungkan ke speaker kanan yang ada amplifier-nya) dan RCA untuk masukan.
 |
| Tampilan Dalam Sisi Kiri Speaker Typhoon PS-301B |
Pertama, Penulis bersihkan dahulu port RCA yang sedikit korosi menggunakan tisu dan alkohol (karena tidak ada alkohol, penulis menggunakan hand sanitizer).
 |
| Tampilan Konektor Power Model Komputer Lama Speaker Typhoon PS-301B |
Kedua, Penulis potong konektor listrik jadul dan penulis ganti dengan colokan listik standar. Ketika penulis colokkan ke listrik dan voila, speaker hidup kembali dan kedua lampu LED merah menyala. Oke, sambungkan ke pemutar lagu untuk audio burning dan mengetes speaker sisi kanan.
 |
| Tampilan Dalam Sisi Kanan Speaker Typhoon PS-301B |
Ketiga, Penulis gunakan kabel jack 3,5mm dan penulis colokkan ke jack 3,5mm dispeaker sisi kiri dan penulis gunakan kabel jack yang putus dispeaker kanan untuk meraba sisi manakah sebelah kanan dari jack 3,5mm tersebut. Sudah menemukan, langsung penulis potong salah satu sisi kabel jack 3,5mm tadi, eh ternyata didalam kabel yang berukuran besar ini muncul 3 buah kabel serabut, berwarna tembaga, merah dan hijau. Ketika penulis raba ketiga kabel tadi untuk menentukan mana kutub positif dan negatif-nya, ternyata TIDAK MENGELUARKAN SUARA! Usut punya usut, kabel yang berwarna merah dan hijau tadi itu adalah WARNA LAPISAN yang membuat kedua kabel tadi TIDAK AKAN KONSLETING dengan kabel lainnya. Berarti ada teknik khusus untuk menyambungkannya, bahkan penulis coba kerok warna kabel ini dengan harapan muncul warna tembaganya ternyata TIDAK BISA. Wah, berarti harus menggunakan kabel lain, karena sudah malam penulis tunda pengerjaan restorasi speaker sisi kanan.
 |
| Tampilan Penggantian Kabel Konektor 3,5mm Sisi Kanan Speaker Typhoon PS-301B |
Hari ini penulis langsung gass ke
JakartaNotebook Jakpus untuk membeli dua macam kabel RCA ke
jack 3,5mm, yang terbal seharga Rp. 7.500,- dan yang tipis seharga Rp. 4,000-. Penulis cek ternyata kabel yang tebal tidak bisa masuk ke lubang keluaran kabel
jack 3,5mm di
speaker, tentu saja yang tipis bisa masuk tetapi sedikit harus dipaksa. Kedua colokan RCA penulis potong dan penulis gunakan kabel dari colokan RCA warna merah (sebelah kanan).
Jack 3,5mm dari
speaker sebelah kiri secara otomatis mendeteksi, apabila kedua kabel kiri dan kanan disambungkan ke satu
speaker, maka
speaker tersebut
TIDAK AKAN BERBUNYI (mungkin untuk mencegah terjadinya konsleting atau
cross-over / tidak ada pemisah suara kiri kanan yang dihasilkan).
 |
| Tampilan Speaker Typhoon PS-301B Berfungsi Kembali |
Akhirnya proses restorasi berjalan dengan lancar meskipun tertunda gara-gara salah memilih kabel jack 3,5mm. Kabel audio yang dijual di JakartaNotebook itu bervariasi dan memang sebelumnya penulis juga sering membeli kabel disini dan sudah teruji kualitasnya. Rasa capek dan jengkel akhirnya terobati dengan bernostalgia mendengarkan alunan musik yang keluar dari speaker ini. Memang secara kualitas suara tidak patut disandingkan dengan speaker keluaran Creative maupun Altec Lansing dijamannya dulu. Tetapi setidaknya penulis masih bisa mendengarkan suara dan sedikit bass dengan harga yang cukup murah dijamannya maupun saat ini hehehe.. Total biaya restorasi yang diperlukan adalah Rp. 13.000,- (colokan listrik) + Rp. 13.000,- (jack 3,5mm gagal) + Rp. 4.000,- (jack 3,5mm berhasil) = Rp. 30.000,-, lebih mahal dari harga speaker itu sendiri yak hahaha..
Semoga artikel yang penulis buat ini bisa memberikan inspirasi maupun semangat kepada anda sekalian apabila ingin merestorasi untuk bernostalgia dengan barang-barang lawas / jadul. Selamat mencoba dan berkreatifitas..