Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2022

Unboxing dan Review STB taffware Bien9

Tampilan Iklan taffware Bien9
Tampilan Iklan taffware Bien9
Setelah berpikir lama untuk membeli STB Televisi Digital (DVB-T2), akhirnya penulis memutuskan membelinya karena siaran TV analog akan diberhentikan secara serentak oleh pemerintah pada tanggal 2 Nopember 2022. Penulis tertarik membeli STB taffware Bien9 di jakartanotebook.com seharga Rp. 149.900,- karena tertulis ukuran fisiknya yang terbilang imut, sehingga pas ada rejeki, langsung penulis beli dan baru sempat mencobanya pada tanggal 30 Oktober 2022.

Tampilan Kotak Kemasan STB taffware Bien9
Tampilan Kotak Kemasan STB taffware Bien9
Begitu STB ini sampai, ternyata kotak kemasannya beneran berukuran imut lho.. Produk STB dari taffware ini beragam tipenya, yang berukuran mini dan mencuri perhatian penulis adalah yang tipe Bien7 dan Bien9, tetapi penulis memilih yang Bien9 karena banyak ulasan positif dilaman jakartanotebook.com.

Tampilan Kotak Kemasan STB taffware Bien9 Ketika Dibuka
Tampilan Kotak Kemasan STB taffware Bien9 Ketika Dibuka
Ketika penulis membuka kotak kemasan STB ini, terlihat bahwa paket ini termasuk komplit meskipun tidak dibekali oleh antena. Karena STB ini juga masih bisa menggunakan antena TV analog biasa, tidak perlu mengganti antena TV analog anda.

Tampilan Isi Kotak Kemasan STB taffware Bien9
Tampilan Isi Kotak Kemasan STB taffware Bien9
Isi dalam kemasan STB ini adalah STB, remote control, adaptor 12V, kabel HDMI, buku petunjuk penggunaan serta kartu garansi. Sayangnya, dikemasan ini tidak diberikan juga kabel RCA audio video meskipun di STB ini terdapat jack RCA, karena kebanyakan TV lama masih menggunakan jack RCA untuk masukan video-nya.

Tampilan Depan STB taffware Bien9
Tampilan Depan STB taffware Bien9
Tampilan bagian depan STB ini cukup sederhana, hanya tombol power, menu, CH-, CH+, layar indikator dan sebuah port USB 2.0.

Tampilan Atas STB taffware Bien9
Tampilan Atas STB taffware Bien9
Tampilan bagian atas STB ini hanya ada kisi angin serta tulisan taffware Bien9.

Tampilan Bawah STB taffware Bien9
Tampilan Bawah STB taffware Bien9
Tampilan bagian bawah STB ini hanya ada kisi angin serta stiker nomor serinya. 

Tampilan Belakang STB taffware Bien9
Tampilan Belakang STB taffware Bien9
Tampilan bagian belakang STB ini terdapat jack untuk antena, port USB 2.0, port HDMI, jack RCA dan jack untuk adaptor 12V.

Tampilan Booting STB taffware Bien9
Tampilan Booting STB taffware Bien9

Tampilan Pertama Kali Dinyalakan STB taffware Bien9
Tampilan Pertama Kali Dinyalakan STB taffware Bien9
Tampilan STB setelah booting akan meminta pencarian siaran stasiun TV karena STB ini masih baru sehingga masih kosong belum ada satupun stasiun TV yang tersimpan.

Tampilan Pencarian Siaran TV STB taffware Bien9
Tampilan Pencarian Siaran TV STB taffware Bien9

Tampilan Siaran TV Didapatkan STB taffware Bien9
Tampilan Siaran TV Didapatkan STB taffware Bien9
Ketika penulis melakukan siaran stasiun TV didaerah Gambir, penulis mendapatkan sekitar 18 siaran stasiun TV dengan kualitas gambar yang sangat jernih. Maklum, teknologi digital tidak mentoleransi adanya noise (derau) hehehe...

Tampilan Siaran Stasiun TV RTV di STB taffware Bien9
Tampilan Siaran Stasiun TV RTV di STB taffware Bien9

Tampilan Info Dari Stasiun TV RTV di STB taffware Bien9
Tampilan Info Dari Stasiun TV RTV di STB taffware Bien9
Untuk melihat informasi detil dari suatu siaran stasiun TV, cukup tekan tombol Info di remote sebanyak dua kali.

Tampilan Depan STB taffware Bien9 Ketika Menyala
Tampilan Depan STB taffware Bien9 Ketika Menyala
Penulis mencoba untuk memutar pilem dengan resolusi FullHD menggunakan flaskdisk SanDisk USB 3.0 dengan kapasitas 128GB dan terbaca dengan baik oleh STB ini. 

Tampilan Menu Media Centre di STB taffware Bien9
Tampilan Menu Media Centre di STB taffware Bien9
Untuk masuk ke menu Media Centre, tekan tombol Menu di remote atau di STB, kemudian geserlah ke icon paling sebelah kanan, yaitu menu USB, kemudian pilih Media Centre. Di media centre ini, anda dapat memilih untuk memutar video, musik atau menampilkan gambar.

Tampilan Berkas Pilem Godzilla Vs Kong di STB taffware Bien9
Tampilan Berkas Pilem Godzilla Vs Kong di STB taffware Bien9

Tampilan Pilem Godzilla Vs Kong di STB taffware Bien9
Tampilan Pilem Godzilla Vs Kong di STB taffware Bien9
Dari hasil pengujian seklias, STB ini mampu bekerja dengan baik, pilem Kong vs Godzilla resolusi FullHD dapat diputar tanpa ada kendala sama sekali dan tampilannya juga jernih. Tetapi perlu diperhatikan bahwa STB ini CEPAT SEKALI PANAS padahal hanya menggunakan tenaga listrik sebesar 12V..

Karena keterbatasan waktu pengujian, penulis belum sempat mencoba berkas pilem apa saja yang didukung oleh STB ini selain format MP4, kapasitas maksimal flashdisk yang didukung, dukungan terhadap HDD portable, serta kemampuan berselancar diinternet karena penulis tidak memiliki dongle WiFi USB yang menggunakan chipset MediaTek MT7601..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari perangkat STB Digital Receiver DVB-T2 untuk TV lama anda dengan harga yang relatif terjangkau serta desain yang mungil..

Kamis, 30 September 2021

Shutter Encoder (Encoder / Converter Video Gratis)

Tampilan Aplikasi Shutter Encoder v1.5.4
Tampilan Aplikasi Shutter Encoder v1.5.4
Karena media penyimpanan diponsel penulis penuh dengan video rekaman dengan kualitas perekaman 4K (ya, 4K, karena ponsel penulis adalah Xiaomi Mi5), maka sudah saatnya untuk dipindahkan ke media penyimpanan lainnya. Tetapi permasalahan yang terjadi adalah hasil rekaman 4K ini untuk durasi 1 menit adalah sekitar 400 MB dengan bitrate bawaan ponsel sebesar 42 Mbit/s. Sudah saatnya untuk re-encode hasil rekaman untuk diperkecil ukurannya tetapi dengan kualitas yang masih dapat ditoleransi.

Awalnya penulis menggunakan aplikasi gratis XMedia Recode di PC penulis berprosesor Core i7 3770 dengan RAM 16GB dan OS Windows 7 Ultimate, aplikasi ini dapat berjalan dengan lancar. Tetapi dua bulan ini, aplikasi tersebut bermasalah dan selalu muncul pesan kesalahan, bahkan ketika penulis mencoba aplikasi gratis FFmpeg juga berakhir dengan pesan kesalahan yang sama. Ketika penulis mencoba kembali kedua aplikasi tersebut di PC penulis lain berprosesor Xeon X3323 dengan RAM 8GB dan OS Windows 10 Pro tetap saja kedua aplikasi tersebut bermasalah dan selalu muncul pesan kesalahan.

Setelah berselancar diinternet, akhirnya penulis menemukan aplikasi gratis Shutter Encoder! Dilansir dilaman web pembuatnya, aplikasi gratis ini punya banyak fungsi sebagai berikut:
  • Without conversion: Cut without re-encoding, Replace audio, Rewrap, Conform, Merge, Extract, Subtitling, Video inserts.
  • Sound conversions: WAV, AIFF, FLAC, MP3, AAC, AC3, OPUS, OGG.
  • Editing codecs: DNxHD, DNxHR, Apple ProRes, QT Animation, GoPro CineForm, Uncompressed YUV.
  • Output codecs: H.264, H.265, VP8, VP9, AV1, OGV.
  • Broadcast codecs: XDCAM HD422, AVC-Intra 100, XAVC, HAP.
  • Old codecs: DV PAL, MJPEG, Xvid, WMV, MPEG.
  • Archiving codec: FFV1.
  • Images creation: JPEG, Image.
  • Burn & Rip: DVD, Blu-ray, DVD RIP
  • Analysis: Loudness & True Peak, Audio normalization, Cut detection, Black detection, Media offline detection.
  • Download: Web video.
Aplikasi ini berbasis Java dan yang terpenting adalah dapat berjalan dengan lancar pada proses encoding menggunakan PC penulis yang berprosesor Xeon X3323 dengan RAM 8GB dan OS Windows 10 Pro. Maklum, karena prosesor tua, untuk encode video 4K berdurasi 36 detik dengan bitrate 42 Mbit/s menjadi 4K dengan bitrate 12 Mbit/s (kualitas bitrate ini menurut pribadi penulis termasuk bagus) membutuhkan waktu sekitar 51 menit 20 detik (menggunakan filter stabilize image + 2-pass + high quality) dengan hasil yang mirip dengan video aslinya!

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda sekalian yang sedang mencari atau membutuhkan aplikasi encoder gratis dengan fasilitas dan fungsi yang termasuk lengkap, tidak kalah dengan aplikasi berbayar..