Tampilkan postingan dengan label HP Elitebook 2510p. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HP Elitebook 2510p. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2019

Mengganti ZIF Harddisk Laptop HP Elitebook 2510p

Kembali saya mengulas lagi laptop lama saya, yaitu HP seri EliteBook 2510p yang teramat bandel. Tanggal 12 Juni 2019 yang lalu, pas lagi browsing di Shopee, akhirnya menemukan konverter mSATA to ZIF Drive seharga 34rb dan harga mSATA 128GB yang sudah turun harga jadi sekitar 280rb-an langsung saja saya pesan.

Isi pesanan, konverter mSATA ke ZIF dan mSATA 128GB
Akhirnya tanggal 22 Juni 2019 pesanan saya tiba dengan selamat ditangan. Baru ada waktu untuk uji coba keesokan harinya. Foto-foto serta penjelasan cara mengganti ZIF HDD ke ZIF mSATA bisa dilihat dibawah ini:

Unboxing konverter mSATA to ZIF dan mSATA 128GB
Sekarang waktunya memasang mSATA 128GB ke konverter, cara memasang mirip dengan memasang RAM pada laptop, yaitu dimasukkan dengan miring ke slot mSATA kemudian ditekan tidur ke bawah. Selanjutnya pasang kedua baut untuk menahan mSATA pada posisi tidur.

Masukkan mSATA dengan memiringkan ke slot mSATA di konverter
mSATA 128GB sudah terpasang di konverter
Langkah selanjutnya adalah melepas ZIF HDD dari laptop kemudian menggantinya dengan mSATA konverter yang sudah terpasang mSATA 128GB. Langkah pertama adalah membuka kompartemen harddisk dengan membuka dua buah baut pengunci kompartemen.

Buka kompartemen ZIF HDD dengan membuka dua buah baut penguncinya
Langkah kedua adalah membuka dua buah baut pengunci ribbon cable HDD ke mainboard laptop (pada PCB warna putih), kemudian ungkit PCB warna putih hingga terlepas konektor ribbon cable dari mainboard laptop. Jangan lupa, buka juga dua buah baut pengunci ZIF HDD yang berada disamping HDD dan angkat besi pengunci. Selanjutnya angkat ZIF HDD dengan cara mengungkit dari bawah pada gambar diatas.

ZIF HDD berhasil dilepas dari kompartemennya
Perbandingan ZIF HDD dengan konverter mSATA to ZIF
Langkah ketiga adalah memindahkan ribbon cable dari ZIF HDD ke konverter mSATA ke ZIF. Cara mencopot ribbon cable ada tinggal ditarik secara pelan-pelan, maka ribbon cable akan lepas dengan sendirinya. Selanjutnya cara memasang ribbon cable tersebut ke konverter mSATA ke ZIF dan jangan sampai terbalik dalam memasang ribbon cable yang mengakibatkan konverter dan mSATA tidak akan terdeteksi oleh BIOS. Pasang ribbon cable seperti gambar dibawah ini:

Ribbon cable dipindahkan ke konverter mSATA to ZIF
Langkah keempat adalah memasang konverter mSATA to ZIF  Selanjutnya memasang ribbon cable tersebut ke konverter mSATA ke ZIF yang sudah terpasang mSATA 128GB dan ribbon cable ke kompartemen harddisk. Setelah itu tutup kembali kompatermen harddisk. Cara memasangnya seperti gambar dibawah:

Konverter mSATA to ZIF terpasang dikompartemen harddisk
Langkah kelima adalah mengecek apakah mSATA 128GB terdeteksi oleh BIOS laptop. Komputer hampir mirip dengan manusia, kadang harus penyesuaian terlebih dahulu. Sama seperti kendala yang saya hadapi, awalnya laptop tidak mendeteksi mSATA 128GB, setelah beberapa kali mematikan dan menghidupkan laptop, barulah mSATA terdeteksi. Selanjutnya saya menghidupkan laptop dengan menggunakan CD recovery buatan saya sendiri untuk mengecek apakah mSATA terdeteksi dan siap dipakai. Saya menggunakan aplikasi Paragon Partition Manager 9.0 untuk mengecek kondisi mSATA.

mSATA 128GB terdeteksi, siap untuk digunakan dan dipartisi
Langkah keenam adalah mempartisi mSATA untuk memanajemen dalam menyimpan data serta memudahkan dalam memasang Sistem Operasi favorit anda.

Sebagai tambahan, konverter ini sebenarnya diperuntukkan untuk perangkat Apple iPod yang menggunakan harddisk ZIF 1.8", tetapi konverter ini juga bisa digunakan pada laptop yang menggunakan ZIF drive juga.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda sekalian dalam memperbarui harddisk pada komputer/laptop anda.

Selasa, 08 Mei 2018

Peningkatan Unjuk Kerja Laptop HP EliteBook 2510p

Berbicara tentang laptop lama yang handal, saya punya laptop HP seri EliteBook 2510p 12" yang teramat bandel, hanya batre saja yang sudah kalah. Masalah performa, laptop ini joss dengan segala kekurangannya menurut saya pribadi, yaitu:
1. Laptop ini menggunakan HDD jenis ZIF Drive 1.8" seperti yang dipakai oleh iPod Classic dengan kapasitas 80GB dan harga HDD jenis ini teramat mahal untuk versi teratas 120GB.
2. Slot RAM hanya satu tetapi jumlah maksimal RAM yang didukung adalah 4GB, dan harga RAM 4GB DDR2 SODIMM harganya teramat mahal juga dibandingan 2GB x 2 keping RAM.

Kedua permasalahan itulah yang saya hadapi sekarang ini agar laptop ini dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi MATLAB maupun Android SDK yang membutuhkan RAM minimal 4GB untuk keperluan sekolah dan penghematan daripada membeli laptop baru lagi. Solusi untuk permasalahan nomor 1 ini tidak ada alternatif lain, yaitu harus membeli RAM 4GB DDR2 SODIMM yang satu keping. Sedangkan untuk permasalahan nomor 2 ini, ada dua alternatif, yaitu:
1. Mengganti HDD ZIF dengan converter mSATA to ZIF 1.8" dan membeli SSD jenis mSATA untuk dipasangkan ke converter ini.
2. Mengganti DVD Drive dengan HDD Caddy IDE to SATA yang bertipe 9.5mm dan yang dikhususkan untuk HP Elitebook 2510p atau Compaq NC2400.

Saya putuskan pada tanggal 28 Maret 2018, saya memesan converter mSATA to ZIF 1.8" dan HDD Caddy IDE to SATA 9.5mm khusus HP Elitebook 2510p maupun RAM 4GB DDR2 SODIMM di id.aliexpress.com.

Siang tadi, RAM 4GB DDR2 SODIMM merek MLLSE (buatan China) tapi RAM chip menggunakan punya Samsung, selesai pulang kerja langsung saya pasang ke laptop HP EliteBook 2510p ini maupun saya tes ke Acer Aspire 4520 saya dan ternyata keduanya mendukung RAM ini. Selain itu HDD caddy yang saya pesan juga datang. Berikut ini foto pemasangan RAM:


Buka baut penutup kompartemen RAM

RAM 4GB sudah duduk manis di slot RAM.

RAM 4GB terdeteksi di BIOS laptop HP EliteBook 2510p

Terdeteksi bahwa IC chip buatan Samsung


RAM 4GB ini berjalan dengan baik dan belum ditemukan kendala maupun masalah. Berikut ini foto pemasangan HDD caddy ini:

Buka baut pengunci DVD drive dengan menggunakan obeng Torx

Tarik keluar DVD drive yang lama

Pindah pengunci dari drive lama ke caddy

HDD 2.5" SATA 500GB dipasangkan ke caddy kemudian masukkan caddy ke drive yang lama

Ketika laptop dinyalakan, keluar pesan error pada Disk Controller dan komputer tidak bisa booting

Pemasangan caddy berhasil, tetapi laptop tidak mendukung penggunaan caddy dengan menampilkan pesan "Disk Controller Failure-Run Startup Check" serta HDD internal (ZIF drive) dimatikan oleh laptop, jadi yang bisa digunakan hanya HDD di caddy. Ketika HDD di caddy dilepas kemudian caddy dipasangkan kembali, laptop juga blank. Kesimpulan sementara, laptop tidak mendukung caddy mungkin dikarenakan adanya proteksi pada BIOS laptop yang tidak memperolehkan penggunaan HDD lain.

Jika dikemudian hari saya berhasil memasang caddy ini, maka tulisan ini akan saya perbarui lagi.