Tampilkan postingan dengan label caddy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label caddy. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 November 2023

Unboxing dan Review SSD Wellcomm Master Elite 256GB

Tampilan Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Tampilan Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Awalnya penulis ingin membeli flashdisk berukuran 256GB, tetapi ternyata harganya terlalu mahal dibandingkan dengan membeli SSD berukuran yang sama ditambah dengan enclosure SSD Type-C. Ketika mencari SSD yang murah ini, penulis menemukan merek yang harganya murah untuk kapasitas 256GB ini, salah satunya adalah merek Wellcomm. Setelah penulis pertimbangkan dengan matang, akhirnya penulis putuskan untuk membeli SSD merek Wellcomm Master Elite 256GB karena mendapatkan harga yang sangat murah sih, yaitu Rp. 216.000,- pada waktu tulisan ini dibuat.

Kenapa penulis memilih merek Wellcomm? Seingat penulis secara pribadi, Wellcomm ini adalah merek dalam negeri yang telah lama ada bergerak dibidang aksesoris ponsel dan sekarang merambah ke bisnis yang lebih menjanjikan, yaitu penyimpanan data SSD. Mari kita ulas singkat tentang SSD Wellcomm ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Kecepatan di Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Tampilan Kecepatan di Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Kecepatan baca SSD ini diklaim maksimal 555MB/s dan kecepatan tulis maksimal 475MB/s sesuai tulisan dikemasannya.

Tampilan Depan Isi Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Tampilan Depan Isi Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB

Tampilan Belakang Isi Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Tampilan Belakang Isi Kemasan SSD Wellcomm Master Elite 256GB
Bagian depan dari SSD ini terdapat label bertuliskan merek, kapasitas SSD, nomer produksi dan nomor seri, tetapi ada yang perlu diwaspadai, bahwa SSD ini menggunakan tegangan 5V dengan arus sebesar 1.5A. Sedangkan bagian belakang polos tanpa ada embel apa-apa.


.: PENGUJIAN :.

Awalnya, penulis menguji SSD ini menggunakan 2.5" HDD SATA Type-C External Case yang tanggal 31 Oktober 2023 sudah diulas. Langsung saja penulis masukkan SSD kedalam enclosure tersebut dan sambungkan ke komputer dengan OS Microsoft Windows 7 Ultimate 64-bit menggunakan kabel Type-C ponsel. Ternyata SSD tersebut TIDAK DIKENALI oleh komputer! Waah, masalah apalagi nih.. awalnya penulis berpikir, mungkin karena SSD ini membutuhkan arus sebesar 1.5A sedangkan port USB hanya menghantarkan arus sebesar 500mA alias sepertiganya. Akhirnya penulis memasangkan SSD ini secara langsung ke dalam komputer.

Tampilan SSD Wellcomm Master Elite 256GB Terdeteksi di OS Microsoft Windows 7 Ultimate
Tampilan SSD Wellcomm Master Elite 256GB Terdeteksi di OS Microsoft Windows 7 Ultimate
SSD ini terdeteksi sebagai Wellcomm Master 256GB SSD ATA Device dan tidak langsung bisa digunakan lho! Kenapa begitu? Ternyata SSD ini unformatted dari pabrik sehingga harus dipartisi dan di-format secara manual.

Tampilan SSD Wellcomm Master Elite 256GB Terdeteksi Unformatted di Disk Management
Tampilan SSD Wellcomm Master Elite 256GB Terdeteksi Unformatted di Disk Management

Tampilan SSD Wellcomm Master Elite 256GB Di-format NTFS Ukuran Cluster 4k
Tampilan SSD Wellcomm Master Elite 256GB Di-format NTFS Ukuran Cluster 4k
Penulis mempartisi (menggunakan MBR agar dapat terbaca di OS lama) dan mem-format-nya menggunakan filesystem NTFS dengan ukuran cluster sebesar 4k (4096) agar lebih hemat dan efisien.

Tampilan Kapasitas SSD Wellcomm Master Elite 256GB Setelah Di-format NTFS
Tampilan Kapasitas SSD Wellcomm Master Elite 256GB Setelah Di-format NTFS
Setelah itu penulis cek kapasitas SSD secara manual menggunakan perintah chkdsk dijendela command prompt dan hasilnya tertera seperti gambar diatas. Kalau dihitung secara manual, adalah sebagai berikut: kapasitas total 250.056.703KB x 1.024 Bytes = 256.058.063.872 Bytes alias 256GB. Jadi kapasitas ini bisa berbeda apabila SSD ini di-format menggunakan filesystem dan ukuran cluster lain.

Disini penulis tidak melakukan pengujian benchmark (unjuk kerja), karena hasil benchmark bisa anda cari di YouTube atau mbah Google. Karena penulis hanya melakukan pengujian secara singkat berkaitan dengan penggunaan SSD saja. 


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang penulis lakukan sendiri serta hasil benchmark yang penulis dapatkan di YouTube maupun Google, dapat penulis simpulkan bahwa SSD ini RECOMMENDED untuk dibeli bila anda mencari SSD murah sebagai pengganti HDD mekanis maupun flashdisk yang lebih mahal harganya dibandingkan SSD untuk saat ini. SSD ini memiliki garansi resmi 3 tahun lho hehehe..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang ingin berpindah menggunakan SSD ataupun mau mengganti flashdisk anda dengan SSD hehehehe.. Selamat mencoba..

Selasa, 08 Mei 2018

Peningkatan Unjuk Kerja Laptop HP EliteBook 2510p

Berbicara tentang laptop lama yang handal, saya punya laptop HP seri EliteBook 2510p 12" yang teramat bandel, hanya batre saja yang sudah kalah. Masalah performa, laptop ini joss dengan segala kekurangannya menurut saya pribadi, yaitu:
1. Laptop ini menggunakan HDD jenis ZIF Drive 1.8" seperti yang dipakai oleh iPod Classic dengan kapasitas 80GB dan harga HDD jenis ini teramat mahal untuk versi teratas 120GB.
2. Slot RAM hanya satu tetapi jumlah maksimal RAM yang didukung adalah 4GB, dan harga RAM 4GB DDR2 SODIMM harganya teramat mahal juga dibandingan 2GB x 2 keping RAM.

Kedua permasalahan itulah yang saya hadapi sekarang ini agar laptop ini dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi MATLAB maupun Android SDK yang membutuhkan RAM minimal 4GB untuk keperluan sekolah dan penghematan daripada membeli laptop baru lagi. Solusi untuk permasalahan nomor 1 ini tidak ada alternatif lain, yaitu harus membeli RAM 4GB DDR2 SODIMM yang satu keping. Sedangkan untuk permasalahan nomor 2 ini, ada dua alternatif, yaitu:
1. Mengganti HDD ZIF dengan converter mSATA to ZIF 1.8" dan membeli SSD jenis mSATA untuk dipasangkan ke converter ini.
2. Mengganti DVD Drive dengan HDD Caddy IDE to SATA yang bertipe 9.5mm dan yang dikhususkan untuk HP Elitebook 2510p atau Compaq NC2400.

Saya putuskan pada tanggal 28 Maret 2018, saya memesan converter mSATA to ZIF 1.8" dan HDD Caddy IDE to SATA 9.5mm khusus HP Elitebook 2510p maupun RAM 4GB DDR2 SODIMM di id.aliexpress.com.

Siang tadi, RAM 4GB DDR2 SODIMM merek MLLSE (buatan China) tapi RAM chip menggunakan punya Samsung, selesai pulang kerja langsung saya pasang ke laptop HP EliteBook 2510p ini maupun saya tes ke Acer Aspire 4520 saya dan ternyata keduanya mendukung RAM ini. Selain itu HDD caddy yang saya pesan juga datang. Berikut ini foto pemasangan RAM:


Buka baut penutup kompartemen RAM

RAM 4GB sudah duduk manis di slot RAM.

RAM 4GB terdeteksi di BIOS laptop HP EliteBook 2510p

Terdeteksi bahwa IC chip buatan Samsung


RAM 4GB ini berjalan dengan baik dan belum ditemukan kendala maupun masalah. Berikut ini foto pemasangan HDD caddy ini:

Buka baut pengunci DVD drive dengan menggunakan obeng Torx

Tarik keluar DVD drive yang lama

Pindah pengunci dari drive lama ke caddy

HDD 2.5" SATA 500GB dipasangkan ke caddy kemudian masukkan caddy ke drive yang lama

Ketika laptop dinyalakan, keluar pesan error pada Disk Controller dan komputer tidak bisa booting

Pemasangan caddy berhasil, tetapi laptop tidak mendukung penggunaan caddy dengan menampilkan pesan "Disk Controller Failure-Run Startup Check" serta HDD internal (ZIF drive) dimatikan oleh laptop, jadi yang bisa digunakan hanya HDD di caddy. Ketika HDD di caddy dilepas kemudian caddy dipasangkan kembali, laptop juga blank. Kesimpulan sementara, laptop tidak mendukung caddy mungkin dikarenakan adanya proteksi pada BIOS laptop yang tidak memperolehkan penggunaan HDD lain.

Jika dikemudian hari saya berhasil memasang caddy ini, maka tulisan ini akan saya perbarui lagi.