Tampilkan postingan dengan label earphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label earphone. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juni 2024

Unboxing dan Review Singkat TWS Ultrapods Pro

Tampilan Kemasan Ultrapods Pro
Tampilan Kemasan Ultrapods Pro
Selain membeli kacamata bluetooth Viclook, penulis juga membeli earphone jenis TWS (True Wireless Stereo) ditoko yang sama seharga Rp. 39.000,-. Penulis sebelumnya belum pernah punya TWS sama sekali, jadi tertarik untuk membelinya karena tergiur dengan harganya yang murah. Bagaimana kualitas dari TWS ini? Langsung saja kita ulas TWS ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan Ultrapods Pro
Tampilan Isi Kemasan Ultrapods Pro
TWS ini dikemas sederhana untuk menekan biaya penjualan, yaitu: earphone TWS dan kotak cas ditaruh ditatakan kemudian kabel cas ditaruh dibawah ditatakan. Selanjutnya tatakan dimasukkan kedalam kotak kemasan berwarna biru muda (warna kotak sesuai warna TWS-nya).


.: PENGUJIAN :.

Penulis menguji TWS ini secara normal, tidak menguji seberapa daya tahan baterainya, hanya menguji dapat berfungsi dengan baik atau tidak.

Tampilan Earphone Ultrapods Pro Sedang Dicas
Tampilan Earphone Ultrapods Pro Sedang Dicas
Untuk menyalakan earphone TWS ini, maka earphone harus diletakkan dikotak pengecasan, setelah itu earphone dicabut maka earphone akan otomatis menyala.

Tampilan Earphone Ultrapods Pro Siap Disambungkan
Tampilan Earphone Ultrapods Pro Siap Disambungkan
Ketika earphone TWS dicabut dari kotak cas, maka akan menyala lampu LED warna hijau dan putih berkedip bergantian menandakan bahwa TWS siap dipasangkan ke perangkat bluetooth. Kalau TWS sudah terpasangkan dengan perangkat bluetooth maka kedipan lampu LED tadi akan mati.

Secara umum, kualitas suara yang dihasilkan termasuk bagus sih, nada rendah (bass) ada meskipun tidak mendentum, nada tinggi (treble) cukup tidak memekakkan telinga. Sepertinya TWS ini memiliki sensor, yakni ketika kita sedang memasang TWS ke telinga, maka lagu akan otomatis dijeda (pause) tetapi dapat dilanjutkan lagi dengan menyentuh salah satu bagian kepala TWS (kanan atau kiri).

Tidak ada gading yang tak retak, TWS ini pun memiliki kelemahan yaitu ketika penulis memutar satu lagu penuh (kurang lebih 3 menit), terjadi disconnect antara TWS telinga kiri dengan telinga kanan sebanyak 2-3 kali, meskipun hanya jeda sebentar tidak sampai 1 detik tetapi setidaknya cukup mengganggu juga sih, tapi bagi penulis tidak masalah karena ada harga ada kualitas.

Tampilan Ultrapods Pro Sedang Dicas
Tampilan Ultrapods Pro Sedang Dicas
Ketika dicas, maka kotak cas TWS ini akan menampilkan angka presentase tingkat pengecasan baterai serta lampu LED warna merah akan menyala. Apabila baterai sudah penuh, maka angka presentase akan berubah menjadi tulisan OK. Enaknya lagi, antarmuka pengecasan kotak cas TWS ini sudah menggunakan USB Type-C lho..


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang telah penulis lakukan, dapat penulis simpulkan bahwa TWS ini VERY RECOMMENDED bagi anda yang mencari TWS harga murah tetapi fitur tidak kalah dengan TWS bermerek terkenal, asalkan anda mau menerima kelemahan dari TWS ini yakni kadang-kadang disconnect antara TWS telinga kiri dan kanan. Bagi penulis sih tidak masalah kelemahan yang menurut penulis pribadi hanyalah sepele.

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang ingin membeli TWS budget friendly dengan fitur yang mumpuni.. Selamat mencoba..

Selasa, 08 November 2022

Mengubah Mono Bluetooth Earphone Jadi Stereo

Sambungan Bluetooth Earphone
Sambungan Bluetooth Earphone
Kebetulan kakak penulis ketinggalan perangkat Bluetooth earphone-nya ditempat tinggal penulis. Awalnya penulis kira sengaja ditinggal karena mungkin baterai sudah drop ataupun mungkin sudah rusak. 

Mono Bluetooth Earphone Vivo Milik Kakak Penulis
Mono Bluetooth Earphone Vivo Milik Kakak Penulis
Setelah penulis cas penuh dan dihidupkan, ternyata Bluetooth earphone merek Vivo ini (entah ori atau bukan) masih berfungsi dengan baik ketika di pairing dengan ponsel Infinix Note 10 Pro penulis dan untuk kualitas suaranya sih standar saja..

Ketika melihat-lihat di Shopee, tidak sengaja penulis ketemu dengan "sambungan headset bluetooth" dilapak Dot Computer, dimana earphone tambahan tanpa merek ini klaimnya bisa membuat mono bluetooth earphone menjadi stereo. Earphone ini cukup disambungkan dengan mono bluetooth earphone yang memiliki port micro USB. Langsung saja penulis pesan perangkat seharga Rp. 1.999,- ini (dilapak lain bahkan sampai dijual seharga Rp. 8.000,- lho).. 

Mono Bluetooth Earphone Disambungkan Earphone Tambahan
Mono Bluetooth Earphone Disambungkan Earphone Tambahan
Pesan tanggal 7 Nopember dan tiba tanggal 8 Nopember. Langsung saja penulis coba ke mono bluetooth earphone Vivo ini, dannn hasilnyaa.. wow, suara earphone jadi stereo dan bass-nya lumayan terasa.. Lumayanlah untuk perangkat yang harganya tidak menguras kantong ini, lho! kekurangan dari perangkat ini adalah DIAMETER KABEL KECIL, rentan putus bila ketarik.. 

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda sekalian yang memiliki mono bluetooth earphone dan ingin menjadikannya stereo.. Selamat mencoba..

Rabu, 09 Desember 2020

Review Air Tube Earphone

Air Tube Earphone
Air Tube Earphone
Apakah anda sedang mencari earphone yang murah meriah? Jika iya, maka anda sudah tepat mendarat dihalaman blog ini, karena penulis selesai menguji perangkat air tube earphone. Adapun air tube earphone yang penulis pesan mirip seperti gambar kanan atas. Tanpa banyak kata-kata, penulis akan menjelaskan awal mula penulis memesan earphone jenis air tube ini.
 
Kisah pencarian ini diawali ketika penulis sedang mencari earphone untuk Handy Talkie yang mirip-mirip seperti yang dipakai Paspampres dipilem-pilem itu (kabel earphone yang ke telinga berbentuk seperti selang kecil berwarna bening) di Shopee, eh ternyata yang muncul malah yang memiliki konektor jack 3,5 mm dan hanya mono (untuk satu sisi telinga saja - bisa dipakai ditelinga sebelah kanan ataupun kiri). Akhirnya penulis mencari-cari lagi dan menemukan air tube earphone yang stereo (untuk kedua telinga) dan harganya pun cukup murah, yaitu Rp. 21.660,- dan akhirnya penulis memesan earphone tersebut karena penasaran dengan kualitas suara dari fitur air tube tersebut.
 
Setelah tiba, langsung saja penulis rasa penasaran tentang kualitas suara dari fitur air tube earphone ini terjawab melalui pengujian singkat yang penulis lakukan sendiri dengan menggunakan pemutar MP3 jadul milik penulis, yaitu merek Newsmy. Mari kita ulas perangkat air tube earphone ini...
 
Kemasan Sederhana Dari Air Tube Earphone
Kemasan Sederhana Dari Air Tube Earphone

Kemasan Hanya Berisi Air Tube Earphone dan Clip Baju
Kemasan Hanya Berisi Air Tube Earphone dan Clip Baju

Speaker-nya Berada Disini
Speaker-nya Berada Disini

Air Tube-nya Mirip Dengan Selang Infus Printer
Air Tube-nya Mirip Dengan Selang Infus Printer

Dilengkapi Pula Dengan Microphone dan Tombol ON/OFF Panggilan Telepon
Dilengkapi Pula Dengan Microphone dan Tombol ON/OFF Panggilan Telepon

Pengujian Menggunakan Pemutar MP3 Merek Newsmy Berbasis WinCE
Pengujian Menggunakan Pemutar MP3 Merek Newsmy Berbasis WinCE

Tampilan Ketika Air Tube Earphone Diuji Menggunakan Pemutar MP3
Tampilan Ketika Air Tube Earphone Diuji Menggunakan Pemutar MP3
Kelebihan dari air tube earphone ini adalah dapat meminimalisir adanya radiasi medan magnet ketika ada ponsel didekat kita maupun ponsel kita sendiri yang sedang menerima ataupun melakukan panggilan maupun ketika adanya transmisi pengiriman dan penerimaan SMS. Bila kita menggunakan earphone kabel biasa, ketika ponsel tersebut bekerja, maka akan terdengar di earphone kita ada bunyi-bunyian statis yang sangat mengganggu ketika kita sedang mendengarkan musik ataupun sedang melakukan percakapan dengan orang lain menggunakan earphone biasa ini.
 
Air Tube Vs Traditional Headphone
Air Tube Vs Traditional Headphone
Pengujian yang dilakukan oleh penulis menggunakan musik sebagai berikut: Jamelia - Superstar (untuk musik R&B), Gareth Gates - Anyone of Us (untuk musik pop), The Cranberries - Zombie (untuk musik rock) dan Mariah Carey - Hero (untuk musik concert). Berdasarkan pengujian menggunakan telinga milik penulis sendiri, penulis dapat menyimpulkan bahwa air tube earphone ini lebih cenderung kearah basshead dimana bass lebih dominan sekali, tetapi middle (terutama suara vokal) masih cukup terdengar jelas. Sedangkan treble terdengar lebih terpendam seolah-olah ada dibelakang bass dan middle. Hasil dari pengujian ini dapat penulis katakan LUMAYAN, karena dengan harga yang cukup murah anda mendapatkan earphone anti radiasi dan bagi pecinta basshead, maka air tube earphone ini sangatlah cocok dengan anda.
 
Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang mungkin belum mengetahui tentang air tube earphone dan mungkin pula masih ragu untuk membeli earphone jenis ini..