Tampilkan postingan dengan label pemutar musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemutar musik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Agustus 2024

Unboxing dan Review Pemutar Musik TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418

Tampilan Kemasan TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Kemasan TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418

Ditulis 6 Juni 2024:

Dulu sekitar tahun 2006-an, penulis pernah punya pemutar MP3 dengan layar LCD dan mampu memutar video berformat AMV (sebenarnya modifikasian dari format AVI) dengan kapasitas 1GB. Waktu itu harga pemutar MP3 tersebut sekitar Rp. 150.000,-an ditoko elektronik didaerah Glodok, Jakarta. Enaknya pemutar MP3 ini menggunakan baterai ponsel Nokia jenis BL-4C klo tidak salah. Sudah lama baru penulis sempat hidupkan lagi pemutar MP3 ini tapi sayangnya layar LCD nya sudah berubah menjadi warna kuning..

Sudah saatnya mencari pemutar MP3 pengganti, dan setelah melihat-lihat di Jakarta Notebook, pilihan penulis jatuh ke TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418 seharga Rp. 91.700,- dan langsung saja penulis sambangi toko offline-nya didaerah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Penulis membeli pemutar MP3 ini pada tanggal 6 Juni 2024 dan penulis langsung menguji singkat siang ini. Langsung saja kita ulas pemutar MP3 ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Isi Kemasan TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Pemutar musik ini dikemas sederhana untuk menekan biaya penjualan, yaitu: pemutar musik dibungkus pastik dof dan ditaruh ditatakan plastik bening, earphone dan kabel cas dibungkus plastik juga, lembar petunjuk penggunaan dan kartu garansi semuanya dimasukkan ke dalam kotak kemasan. Anehnya, dikotak kemasan tertulis merek ZYZV tetapi dipemutar musik tertulis taffSTUDIO. Hmm, bisa jadi taff memesan langsung ke produsen pemutar musik ini, jadi hanya menambahkan merek dipemutar musik.

Tampilan Belakang TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Belakang TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Bagian belakang pemutar musik ini terdapat lubang speaker dan tulisan port yang ada dibagian samping kanan dan bawah pemutar musik ini, yakni: slot microSD, jack 3.5mm, saklar geser on off dan port micro USB untuk mengecas pemutar musik ini.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Layar Utama TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Layar Utama TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418

Tampilan Screensaver TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Screensaver TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Layar utama menampilkan menu icon sebanyak 3x3, untuk berpindah antar icon bisa menggunakan tombol M (atas), VOL (bawah), |<< (kiri) dan >>| (kanan). Untuk masuk ke salah satu icon, gunakan tombol >|| (oke). Kalau sudah berada didalam menu salah satu icon, maka tombol untuk berpindah antar sub-menu jadi berubah, tombol >>| (berikutnya), |<< (sebelumnya), VOL (kembali) dan >|| (oke).

Tampilan Informasi Perangkat TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Informasi Perangkat TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Ketika melihat informasi mengenai pemutar musik ini, tertampilkan bahwa perangkat ini memiliki kode XYD5751.

Tampilan Pencarian Bluetooth di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Pencarian Bluetooth di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418

Tampilan Perangkat Bluetooth Tersambung di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Perangkat Bluetooth Tersambung di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Penulis mencoba menyambungkan pemutar musik ini ke perangkat TWS (True Wireless Stereo) menggunakan bluetooth dan proses deteksi dan penyambungannya cepat juga. Apabila bluetooth sekali dihidupkan setelannya, maka ketika pemutar musik ini dimatikan kemudian dinyalakan lagi maka bluetooth akan otomatis menyala juga dan langsung pairing dengan perangkat bluetooth yang sudah terhubungkan.

Tampilan Pemutar Musik di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Pemutar Musik di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418

Tampilan Daftar Musik di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Tampilan Daftar Musik di TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418
Suara yang dihasilkan oleh speaker perangkat ini lumayan kencang juga sih, secara default pemutar musik ini menyetel tingkatan suaranya diskala 10 dan maksimal 20. Untuk memunculkan pengaturan tingkatt suara, tekan dan tahan tombol VOL selama 1 detik, kemudian disebelah kanan layar akan muncul tanda pengaturannya, tekan >>| (menaikkan) dan |<< (menurunkan).

Sekilas tambahan, sebaiknya microSD yang akan digunakan selalu di-format menggunakan FAT32 dan ukuran cluster pakai default saja. Penulis mencoba menggunakan microSD berukuran 8GB dengan format FAT32 dan ukuran cluster 4k, maka pemutar musik ini akan HANG setelah dinyalakan! Penulis juga mencoba menggunakan microSD berukuran 32GB dengan format FAT32 dan ukuran cluster 32k dan pemutar musik ini fine-fine saja.

Penulis tidak menguji pemutaran video, karena tidak tahu format video apakah yang didukung oleh pemutar musik ini.


Pembaruan 18 Agustus 2024:

Ketika penulis mengisi microSD ukuran 32GB dengan berkas musik sampai tersisa 2MB saja, maka yang terjadi adalah pemutar musik TIDAK AKAN MAU MEMUTAR MUSIK! Kenapa begitu? Dikarenakan pemutar musik ini TIDAK BISA memperbarui daftar berkas musik (didalam folder \DBROOT pada microSD), jadi solusinya adalah sisakan ruang microSD sebesar kurang lebih 40MB.


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang telah penulis lakukan, TaffSTUDIO MP3 Digital Audio Player ZY418 ini VERY RECOMMENDED untuk dibeli, dikarenakan harganya murah gak sampai 100rb-an, tetapi sudah mendukung pemutaran berkas musik video serta terdapat Bluetooth untuk mendengarkan musik secara wireless (tanpa kabel).

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang sedang mencari pemutar musik dengan kualitas diatas harganya yang budget friendly..

Selasa, 18 Juni 2024

Memperbaiki Sendiri Kacamata Pemutar MP3

Tampilan Iklan Kacamata Pemutar MP3
Tampilan Iklan Kacamata Pemutar MP3
Penulis membeli kacamata pemutar MP3 ini sekitar tahun 2012-an lah ketika masih tinggal didaerah Kupang, NTT. Maklum, waktu itu kan lagi ngetrend pemutar MP3 dengan berbagai bentuk dan inovasi, salah satunya berbentuk kacama ini. Apalagi didaerah sana kondisinya panas dan terik, sehingga kacamata berkaca hitam sangat mendukung keadaan disana apalagi ada pemutar musiknya, jadi kereeen disaat itu sih.

Setelah penulis kembali ke hometown lagi sekitar tahun 2013-an, kacamata pemutar MP3 ini langsung terkubur karena sudah jarang penulis pakai kembali. Naah, sekarang penulis mencoba untuk memakai lagi kacamata ini daaan masalah pun terjadi, yakni kacamata ini TIDAK MAU MENYALA pemutar MP3-nya. Ketika lama disimpan menyebabkan busa earphone jadi hancur sehingga lempengan kasa stainless pelindung speaker terlepas dan baterai tidak mau mengisi lagi. Kemudian penulis cas kacamata ini dan penulis biarkan saja, eeh sekitar 15 menitan penulis mendengar alunan lagu "Dua Cincin"-nya Hello dari earphone-nya. Waah, berarti pemutar MP3-nya tidak rusak! Hanya ketika penulis cabut kabel cas, langsung mati pemutar MP3-nya. Berarti masalah ada dibaterainya.

Untuk perbaikan kacamata ini, berarti penulis hanya butuh lem serta busa eraphone dan baterai baru. Untungnya dirumah ada lem B-7000 sisa dari perbaikan layar HP istri penulis. Langsung saja penulis gunakan lem ini untuk merekatkan lempengan kasa stainless ke case-nya.

Tampilan Pengeleman Lempengan Kasa Stainless Kacamata Pemutar MP3
Tampilan Pengeleman Lempengan Kasa Stainless Kacamata Pemutar MP3

Tampilan Lempengan Kasa Stainless Kacamata Pemutar MP3 Selesai Direkatkan
Tampilan Lempengan Kasa Stainless Kacamata Pemutar MP3 Selesai Direkatkan
Pengerjaan pengeleman ini tidak sampai 5 menit kok, cuman menunggu lem kering itu yang agak lama. Penulis biarkan selama kurang lebih 30 menit biar kering maksimal.

Tampilan Baterai Bawaan Kacamata Pemutar MP3
Tampilan Baterai Bawaan Kacamata Pemutar MP3
Sekarang saatnya membongkar baterainya. Hmm, penulis sempat salah bongkar, karena penulis kira baterai diletakkan disisi sebelah kanan kacamata bersama tombol pengaturan. Ternyata salah, baterai diletakkan disebelah kiri kacamata! Ketika penulis bongkar, ternyata kondisi baterai sudah hamil alias bengkak! Kondisi yang biasa dialami oleh baterai Li-Ion ketika lama tidak dipakai dan tidak pernah dicas lagi. Penulis cek baterai, ternyata TIDAK ADA SPESIFIKASINYA sama sekali!

Tampilan Busa dan Karet Earphone
Tampilan Busa dan Karet Earphone
Penulis memberanikan diri untuk membeli busa serta karet untuk earphone kacamata pemutar MP3 ini. Penulis membelinya di Shopee dengan nama penjualnya OneBest Choice seharga Rp. 1.000,- untuk busa dan Rp. 4.000,- untuk karetnya.

Tampilan Baterai Li-Ion
Tampilan Baterai Li-Ion
Penulis memberanikan diri untuk membeli baterai kacamata pemutar MP3 ini. Penulis membelinya di Shopee dengan nama penjualnya king one. Disini tertulis spesifikasi baterai adalah 3.7V tetapi dimensi baterai dan kapasitas berbeda. Penulis memilih dua baterai, yakni ukuran 12 mm x 26 mm ATC 401230 (500mAh) seharga Rp. 13.000,- dan 11.5 mm x 21 mm ATC 401225 (180mAh) seharga Rp. 15.000,- karena keduanya yang mendekati ukuran dari kompartemen baterai kacamata ini.

Tampilan Baterai ATC 401230 Terpasang di Kacamata Pemutar MP3
Tampilan Baterai ATC 401230 Terpasang di Kacamata Pemutar MP3
Penulis langsung memasang baterai dengan kapasitas terbesar, yakni ATC 401230 500mAh dan ternyata muat didalam kompartemen baterai kacamata ini. Sedangkan untuk pemasangan busa earphone harus sedikit dimodifikasi, yakni busa bagian lingkar dalam dipotong sedikit sehingga "kaki" dari earphone bisa masuk ke busanya.

Penulis memperbaiki kacamata ini memakan waktu 16 hari, mulai dari tanggal 2 Juli sampai 18 Juli. Waktu lama habis untuk mencari dan menunggu pemesanan baterai serta busa earphone. Semoga tulisan singkat ini dapat bermanfaat bagi anda yang ingin memperbaiki sendiri kacamata model seperti ini.. Happy DIY..

Sabtu, 15 Juni 2024

Unboxing dan Review taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT

Tampilan Kemasan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Tampilan Kemasan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Pemutar MP3 dirumah Ibu kandung penulis di Surabaya sudah rusak berat. Awalnya, Ibu penulis mau membawa ke tukang reparasi untuk diperbaiki, tetapi penulis menolak. Penulis lebih memilih membeli baru saja daripada harus merogoh kocek yang lebih mahal untuk perbaikan daripada harga pemutar MP3 yang baru.

Ketika penulis melihat-lihat di Jakarta Notebook, eh penulis bertemu dengan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT seharga Rp. 156.900,- dan ready di toko offline-nya didaerah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Penguat suara ini penulis beli tanggal 6 Juni 2024 dan baru sempat tuntas menguji pagi hari tanggal 15 Juni 2024. Langsung saja kita ulas secara singkat saja fitur dari penguat suara ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Tampilan Isi Kemasan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Penguat suara ini dikemas sederhana untuk menekan biaya penjualan, yaitu: perangkat penguat suara dibungkus plastik bening, remote, lembar petunjuk penggunaan dan garansi dimasukkan kedalam kotak kemasan berwarna hitam bertuliskan taffSTUDIO DIGITAL AUDIO AMPLIFIER.

Tampilan Depan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Tampilan Depan taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Bagian depan terdapat saklar Power, port USB dan MMC Card, layar LCD, kenob Bass, Treble dan Microphone Volume, 2 jack Microphone, tombol Mode/Radio, |<</CH-, >||/AUTO, >>|/CH+ dan Loop, dan kenob Volume.

Tampilan Belakang taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Tampilan Belakang taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Bagian belakang terdapat jack masukan RCA, jack keluaran ke speaker, masukan catu daya 12V, antena radio dan kabel catu daya ke listrik 220V.


.: PENGUJIAN :.

Namanya juga penguat suara, langsung saja penulis sambungkan ke speaker SONY lama dan langsung putar lagu lawas Indonesia. Pengaturan nada tinggi (treble) dan rendah (bass) sudah cukup mumpuni sih, cuman untuk volume kurang konsisten dalam putarannya. Penguat suara ini juga dibekali dengan jack untuk microphone sebanyak 2 buah.

Tampilan Pengujian taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Tampilan Pengujian taffSTUDIO Audio Power Amplifier AV-298BT
Semua didunia ini tidak ada yang sempurna, begitu juga dengan penguat suara ini juga memiliki kelemahan. Salah satunya yang cukup mengganggu adalah bunyi jedug di-speaker yang keras ketika perangkat ini dihidupkan dari saklarnya, meskipun volume dalam posisi paling kecil, tetap saja bunyi jedug ini terdengar keras. Solusinya adalah ketika menghidupkan dan mematikan perangkat ini gunakan saja tombol Power dari remote control jangan menggunakan saklar utama.


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang telah penulis lakukan, taffSTUDIO Audi Power Amplifier AV-298BT ini dapat penulis simpulkan RECOMMENDED bagi anda yang mencari penguat suara yang ringkas (bisa karaoke dan koneksi bluetooth) tetapi memiliki kelemahan bunyi jedug yang keras ketika dihidupkan dari saklar utamanya.

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang ingin membeli penguat suara dengan fasilitas yang lengkap tetapi budget friendly..

Selasa, 11 Juni 2024

Unboxing dan Review Singkat TWS Ultrapods Pro

Tampilan Kemasan Ultrapods Pro
Tampilan Kemasan Ultrapods Pro
Selain membeli kacamata bluetooth Viclook, penulis juga membeli earphone jenis TWS (True Wireless Stereo) ditoko yang sama seharga Rp. 39.000,-. Penulis sebelumnya belum pernah punya TWS sama sekali, jadi tertarik untuk membelinya karena tergiur dengan harganya yang murah. Bagaimana kualitas dari TWS ini? Langsung saja kita ulas TWS ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan Ultrapods Pro
Tampilan Isi Kemasan Ultrapods Pro
TWS ini dikemas sederhana untuk menekan biaya penjualan, yaitu: earphone TWS dan kotak cas ditaruh ditatakan kemudian kabel cas ditaruh dibawah ditatakan. Selanjutnya tatakan dimasukkan kedalam kotak kemasan berwarna biru muda (warna kotak sesuai warna TWS-nya).


.: PENGUJIAN :.

Penulis menguji TWS ini secara normal, tidak menguji seberapa daya tahan baterainya, hanya menguji dapat berfungsi dengan baik atau tidak.

Tampilan Earphone Ultrapods Pro Sedang Dicas
Tampilan Earphone Ultrapods Pro Sedang Dicas
Untuk menyalakan earphone TWS ini, maka earphone harus diletakkan dikotak pengecasan, setelah itu earphone dicabut maka earphone akan otomatis menyala.

Tampilan Earphone Ultrapods Pro Siap Disambungkan
Tampilan Earphone Ultrapods Pro Siap Disambungkan
Ketika earphone TWS dicabut dari kotak cas, maka akan menyala lampu LED warna hijau dan putih berkedip bergantian menandakan bahwa TWS siap dipasangkan ke perangkat bluetooth. Kalau TWS sudah terpasangkan dengan perangkat bluetooth maka kedipan lampu LED tadi akan mati.

Secara umum, kualitas suara yang dihasilkan termasuk bagus sih, nada rendah (bass) ada meskipun tidak mendentum, nada tinggi (treble) cukup tidak memekakkan telinga. Sepertinya TWS ini memiliki sensor, yakni ketika kita sedang memasang TWS ke telinga, maka lagu akan otomatis dijeda (pause) tetapi dapat dilanjutkan lagi dengan menyentuh salah satu bagian kepala TWS (kanan atau kiri).

Tidak ada gading yang tak retak, TWS ini pun memiliki kelemahan yaitu ketika penulis memutar satu lagu penuh (kurang lebih 3 menit), terjadi disconnect antara TWS telinga kiri dengan telinga kanan sebanyak 2-3 kali, meskipun hanya jeda sebentar tidak sampai 1 detik tetapi setidaknya cukup mengganggu juga sih, tapi bagi penulis tidak masalah karena ada harga ada kualitas.

Tampilan Ultrapods Pro Sedang Dicas
Tampilan Ultrapods Pro Sedang Dicas
Ketika dicas, maka kotak cas TWS ini akan menampilkan angka presentase tingkat pengecasan baterai serta lampu LED warna merah akan menyala. Apabila baterai sudah penuh, maka angka presentase akan berubah menjadi tulisan OK. Enaknya lagi, antarmuka pengecasan kotak cas TWS ini sudah menggunakan USB Type-C lho..


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang telah penulis lakukan, dapat penulis simpulkan bahwa TWS ini VERY RECOMMENDED bagi anda yang mencari TWS harga murah tetapi fitur tidak kalah dengan TWS bermerek terkenal, asalkan anda mau menerima kelemahan dari TWS ini yakni kadang-kadang disconnect antara TWS telinga kiri dan kanan. Bagi penulis sih tidak masalah kelemahan yang menurut penulis pribadi hanyalah sepele.

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang ingin membeli TWS budget friendly dengan fitur yang mumpuni.. Selamat mencoba..

Unboxing dan Review Singkat Kacamata Bluetooth Viclook

Tampilan Kemasan Viclook
Tampilan Kemasan Viclook
Sebenarnya penulis sudah pernah memiliki kacamata seperti Viclook ini pada tahun 2012-an lah ketika masih tinggal di Kupang, NTT. Kacamata pemutar MP3 penulis sebelumnya kondisinya mengenaskan, dimana busa dan pelindung earphone lepas serta baterainya sudah soak tidak bisa dicas, alhasil tidak bisa digunakan seperti sedia kala. Makanya penulis mencari pengganti yang baru..

Bedanya, kacamata sebelumnya built in MP3 player dengan penyimpanan dalam sebesar 2GB, sedangkan yang baru ini menggunakan bluetooth untuk mendengarkan lagu. Jadi lebih praktis kalau ingin merubah lagu tinggal rubah dari player yang di-pair-kan dengan kacamata ini. Penulis membeli kacamata ini seharga Rp. 52.000,- di Shopee, pesan tanggal 8 Juni 2024 dan tiba ditangan penulis pada tanggal 11 Juni 2024. Langsung kita ulas secara singkat saja kacamata bluetooth ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Kemasan Viclook Dibuka
Tampilan Kemasan Viclook Dibuka
Kacamata ini dikemas sederhana untuk menekan biaya penjualan, yaitu: Kacamata dibungkus pastik putih susu, kabel cas, lap kacamata dan lembar petunjuk penggunaan semuanya dimasukkan kedalam kotak kemasan kardus warna coklat bergambar kacamata dan bertuliskan VICLOOK.

Tampilan Isi Kemasan Viclook
Tampilan Isi Kemasan Viclook
Secara kualitas, bahan plastik yang digunakan dikacamata ini menurut pribadi penulis terjadi penurunan, yakni terasa lebih tipi dan ringkih dibandingkan kacamata pemutar MP3 yang penulis beli ditahun 2012 lalu.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Viclook Discas
Tampilan Viclook Discas
Sebelum diuji, penulis cas terlebih dahulu kacamata ini. Ketika proses pengecasan, akan tampil lampu LED warna merah berkedip-kedip. Kalau dinyalakan akan tampil lampu LED warna biru-merah berkedip gantian tandanya belum siap untuk dipasangkan dengan perangkat bluetooth. Kacamata ini terdeteksi sebagai glasses di bluetooth. Kalau sudah ter-pair (terpasangkan), maka lampu LED akan padam.

Kualitas suara termasuk biasa saja, bass ada tetapi tidak wow sih.. Suara lumayan, sebanding dengan harga yang ditawarkan. Sedangkan untuk kegelapan kacamata termasuk agak gelap.


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang telah penulis lakukan, kacamata bluetooth Viclook ini dapat penulis simpulkan VERY RECOMMENDED untuk dibeli, karena harganya yang murah serta model kacamatanya juga pantas digunakan untuk berolahraga maupun bergaya.

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang sedang mencari kacamata bluetooth dengan harga yang budget friendly..