Tampilkan postingan dengan label unboxing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unboxing. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Mei 2020

Unboxing dan Review Huangmi HMI 400 in 1 Game Box Powerbank

Permasalahan yang penulis hadapi kali ini adalah pengen punya powerbank baru dengan kapasitas 1000 mAh tetapi dengan harga murah dan memiliki fungsi tidak hanya sebagai pengisi daya baterai saja. Penulis berselancar di Shopee akhirnya pilihan jatuh ke Huangmi HMI 400 in 1 Game Box Powerbank. Disini penulis melihat bahwa powerbank ini memiliki fitur tambahan ada permainan Nintendo 8-bit-nya! Hehehe, fitur yang jarang ditemukan dan unik, lumayan bisa dijadikan pengisi waktu dikala senggang sambil ngecas baterai HP. Langsung saja penulis pesan dan baru sampai siang ini, sorenya langsung penulis tinjau dan uji coba.

Tampilan Kotak Kemasan  Huangmi HMI 400 in 1 Game Box Powerbank

Tampilan Spesifikasi Dibagian Bawah Kotak Kemasan

Isi Dalam Kotak Kemasan Adalah Powerbank, Kabel AV 2,5mm ke RCA, Kabel Cas dan Petunjuk Penggunaan
Setelah dibuka, isi dalam kemasan penjualan adalah powerbank itu sendiri, kabel AV 2,5mm ke RCA, kabel cas micro USB dan kartu petunjuk penggunaan.

Bagian Atas Powerbank Terdapat Saklar ON/OFF, Soket Micro USB dan Jack 2,5mm
Dibagian atas dari powerbank terdapat saklar geser ON/OFF untuk menyalakan permainan, soket micro USB untuk mengecas game console-nya dan jack 2,5mm untuk menyambungkan keluaran dari game console ke TV dengan menggunakan kabel bawaan jack 2,5mm ke RCA. Casing secara keseluruhan terbuat dari plastik dengan built quality lumayan, tidak terlalu bagus sempurna.

Bagian Bawah Powerbank Terdapat Soket Micro USB dan USB
Sedangkan dibagian bawah dari powerbank terdapat soket micro USB untuk pengecasan powerbank dan soket USB untuk mengecas perangkat lain, semisal ponsel ataupun yang lainnya.


Pada Bagian Belakang Powerbank Terdapat Tulisan Kapasitas Daya Sebesar 10.000 mAh

Disamping Kiri Powerbank Terdapat Saklar Putar Untuk Menaikkan/Mengurangi Tingkatann Suara
Pada bagian samping kiri dari powerbank terdapat saklar putar untuk menaikkan maupun mengurangi tingkatan suara permainan.

Tampilan Awal Ketika Game Dinyalakan
Ketika pertama kali dinyalakan, maka muncul tampilan untuk memilih bahasa yang digunakan, hanya ada dua pilihan bahasa, yaitu: Cina atau Inggris.

Tampilan Daftar Permainan Sebanyak 400
Setelah memilih bahasa yang digunakan, akan muncul daftar permainan sebanyak 400 permainan. Permainan ini adalah permainan jaman Nintendo 8-bit (pertama kali muncul tahun 15 Juli 1983 di Jepang), semisal: Super Mario Bros., Ninja Gaiden, Karateka, dll.

Tampilan Permainan Super Mario Bros.

Tampilan Lampu LED Sebagai Indikator Kapasitas Sisa Baterai Dan Ketika Mengecas Powerbank
Saatnya menguji kemampuan dari powerbank ini! Untuk permainan Nintendo 8-bit ini, keypad dan tombol yang ada lumayan empuk dan ada tombol R untuk me-reset permainan. Reset ini akan kembali lagi ke menu awal pemilihan bahasa dilanjutkan menu daftar permainan. Untuk kapasitas real dari powerbank, penulis belum menguji lebih lanjut, hanya ketika perangkat diterima sisa kapasitas baterai dilampu LED indikator menampilkan 3 lampu, berarti masih tersisa kurang lebih 75%. Setelah penulis gunakan untuk mengecas ponsel Xiaomi Mi 5 yang kapasitas baterainya 3000 mAh, tersisa kurang lebih 50% (lampu indikator LED tampil 2). Lampu indikator ini juga akan menyala berkedip apabila melakukan pengisian daya baterai powerbank ini.

Secara umum, kemampuan powerbank ini BIASA SAJA hanya dengan adanya tambahan ada permainan Nintendo 8-bit bisa dijadikan teman untuk mengisi waktu luang ketika mengecas ponsel ataupun perangkat lainnya.

Demikian tinjauan singkat penulis tentang Huangmi HMI 400 in 1 Game Box Powerbank ini, semoga bermanfaat bagi anda yang ingin membeli powerbank tetapi memiliki fasilitas tambahan berupa permainan ataupun bagi anda yang mau menambah koleksi powerbank unik ini..

Rabu, 13 Mei 2020

Unboxing dan Review Rolinson Radio FM Music Player RL-4028

Untuk mengisi keheningan dikamar penulis selama pendidikan ini, penulis butuh Radio FM syukur-syukur yang ada pemutar MP3-nya juga. Ketika browsing di Shopee, penulis menemukan Rolinson Radio FM Music Player RL-4028. Langsung saja penulis lihat spesifikasi dari radio FM tersebut, ternyata menggunakan baterai tipe BL-5C seperti yang dipakai ponsel Nokia. Tanpa berpikir lama, langsung pesan dan sampai hari ini, setelah meninjau Gadmei USB TV Stick 380, lanjut meninjau radio FM ini.

Tampilan Kotak Kemasan Rolinson Radio FM Music Player RL-4028

Isi Dalam Kotak Kemasan Adalah Radio FM, Baterai 18650, Kabel Cas Mini USB dan Kartu Garansi

Isi didalam kemasan penjualan adalah Radio FM itu sendiri, Baterai 18650, Kabel cas mini USB dan Kartu garansi. Penulis kaget, ketika melihat diiklan Shopee menggunakan BL-5C tapi ketika diterima malah baterai 18650.

Tempat Baterai Ternyata Dual, Dapat Menggunakan Jenis BL-5C Atau 18650
Menurut penulis jadi aman menggunakan radio FM ini, apabila baterai rusak, bisa memakai baterai jenis BL-5C atau 18650. Karena kedua jenis baterai ini sudah dijual umum dan mudah ditemukan.


Penulis Tancapkan Baterai 18650 ke Slot Baterai 
Tanpa pikir panjang, langsung penulis tancapkan baterai 18650 ke slot baterai untuk ujicoba. Saklar untuk menyalakan radio ada dibagian atas radio tersebut.

Radio FM Menyala, Ada LCD Sebagai Indikator Baterai Dan Modus Yang Digunakan
Ketika radio FM dinyalakan, ada layar LCD yang menampilkan indikator baterai serta frekuensi FM (modus FM) dan menampilkan indikator waktu (modus player kartu TF maupun flashdisk). KELEMAHAN radio ini adalah setiap kali dinyalakan maka tingkatan suara berada di 18, sehingga AKAN MENGAGETKAN.
Untuk pindah saluran radio FM, tekan dan tahan tombol >>| (FF) atau |<< (BB) selama satu detik.
Untuk mengganti modus tekan tombol M.
Untuk pindah track lagu sesuai keinginan (pada modus player), tekan tombol angka yang diinginkan.

Pada Bagian Bawah Radio FM Terdapat Slot microSD/TF

Pada Bagian Atas Radio FM Terdapat Colokan Micro USB, Jack 3,5mm, USB Port dan Saklar ON/OFF
Kabel cas yang disertakan masih kabel lama, yaitu mini USB, padahal radio FM ini sudah menggunakan micro USB seperti yang dipakai oleh ponsel.

Sekarang saatnya menguji kualitas suara dari radio FM ini.. Langsung saja penulis menancapkan kartu microSD yang berisi berbagam macam aliran musik. Suara yang dihasilkan oleh radio FM ini LUMAYAN kalau hanya untuk menghibur dikala senggang, jangan mengharapkan akan keluar suara dengan bass yang berdentum, untuk treble tidak terlalu berlebihan. Secara umum cocok untuk menghibur dikala malam sambil menunggu terlelap tidur hehehe...

Spesifikasi Lengkap Rolinson Radio FM Music Player RL-4028
Demikian tinjauan singkat penulis tentang Rolinson Radio FM Music Player RL-4028 ini, semoga bermanfaat bagi anda yang mencari radio FM untuk menemani dikala senggang serta masih penasaran dan ragu-ragu dengan kualitas produk ini..

Unboxing dan Review Gadmei USB TV Stick 380

Kali ini penulis baru meninjau Gadmei USB TV Stick 380, karena penulis dipendidikan butuh TV untuk melihat berita, tetapi untuk membeli sebuah TV harganya hampir sejuta yang termurah bisa jadi pemborosan. Ketika browsing di Shopee, penulis menemukan barang ini seharga 165rb, ya lumayan worth it dengan harga segitu. Langsung saja penulis pesan Gadmei USB TV Stick 380 ini dan baru tiba tadi sore, langsung saja penulis tinjau.

Tampilan Kotak Kemasan Gadmei USB TV Stick 380

Isi Dalam Kotak Kemasan Adalah USB TV Stick, Antena, Remote, Capture, CD Driver, Kabel Perpanjangan dan Kartu Petunjuk dan Garansi

Isi didalam kemasan penjualan adalah USB TV Stick itu sendiri, antena, Remote Control, Capture RCA, CD driver, kabel perpanjangan USB, kartu petunjuk dan garansi.

Selanjutnya penulis menguji perangkat ini dilaptop penulis yang menggunakan prosesor AMD E1 (kelas Ekonomi hehehe) dan OS Windows 8.1.

Pada Kemasan Penjualan Diklaim Support Windows 10
Dibagian samping kotak kemasan terdapat tulisan mendukung Windows 10 karena ada logo Windows 10, tetapi penulis tidak dapat mencoba driver yang ada di CD driver karena DVD-ROM dilaptop penulis sudah rusak.

Penulis mengunduh aplikasi bawaan Gadmei USB TV Stick 380 ini yang bernama TVHome Media 3 dari internet dan langsung memasang dilaptop penulis, ketika menancapkan USB TV Stick ini di USB port tidak terjadi masalah dan lancar dalam pemasangan driver-nya. Masalah terjadi ketika MENYALAKAN aplikasi TVHome Media 3 dan laptop LANGSUNG CRASH!!! Ternyata aplikasi TVHome Media 3 ini tidak mendukung Windows 8.1. Setelah penulis mencari jawaban diinternet, ada beberapa solusi, yaitu:

1. Menjalankan compatibility mode Windows 7 diaplikasi TVHome Media 3 (belum penulis coba).
2. Menggunakan aplikasi TV lain, semisal BlazeVideo HDTV Player atau PotPlayer.

Penulis akhirnya mencoba alternatif kedua, yaitu mencari dan mencoba aplikasi BlazeVideo HDTV Player yang ternyata berbayar tetapi penulis berhasil mendapatkan crack-nya hehehe..

Cara Menyetel di BlazeVideo HDTV Player Adalah Klik Tombol TV, Pilih Analog TV: USB TV Device

Setelah aplikasi BlazeVideo HDTV Player terpasang dan ter-crack, maka penulis jalankan aplikasi ini. Selanjutnya lakukan langkah dibawah ini:

1. Pasang driver USB TV Device terlebih dahulu dengan mengunduh disini.
2. Klik tombol TV kemudian pilih Analog TV: USB TV Device.
3. Pilih TV Tuner, kemudian tekan tombol OK.
4. Bila kanal masih kosong, maka akan muncul tampilan untuk memilih radio button Antenna, pilih negara Indonesia dan pilih standar PAL-D dan tekan tombol OK.
5. Lakukan Channel Scan untuk medapatkan siaran televisi, bila selesai, maka kanal tersebut bisa disimpan.

Demikian tinjauan singkat penulis tentang Gadmei USB TV Stick 380, meskipun barang ini sudah usang tetapi masih berguna untuk menonton TV analog dilaptop atau komputer menggunakan USB sampai saat ini. Yang menjadi masalah adalah, dengan semakin bertambahnya versi Windows, maka aplikasi bawaan dari Gadmei USB TV Stick 380 semakin tidak didukung oleh Windows terbaru.

Untuk berkas-berkas yang diperlukan untuk menggunakan Gadmei USB TV Stick 380 dapat diunduh disini.

Semoga tinjauan singkat ini berguna bagi anda yang ingin melihat TV dilaptop ataupun sudah punya perangkat ini tetapi terkendala menggunakannya di Windows versi terbaru... Selamat mencoba...

Kamis, 10 Oktober 2019

Unboxing dan Review TV LED 32" Polytron Soundbar (PLD 32B1550)

Ketika penulis pulang ke rumah orangtua di Surabaya, penulis pernah berjanji untuk membelikan TV 32" untuk mengganti TV tabung orangtua yang sudah mati suaranya. Memilih TV LED tidaklah gampang, karena merek, kualitas dan harga menjadi faktor terpenting dalam memutuskan. Pilihan penulis jatuh ke TV LED merek Polytron, karena iklan TV LED Soundbar-nya yang gencar di televisi serta secara pribadi penulis, Polytron adalah merek dalam negeri yang sudah bermain lama di bidang audio dan rata-rata kualitas speaker untuk Bass sangatlah bagus, karena kakak penulis pernah mempunyai tape Bassoke dari Polytron dan kualitas bass-nya sangatlah bagus untuk ukuran tape saat itu.

Akhirnya penulis membeli TV LED Polytron Soundbar 32" (PLD 32B1550) karena harganya yang bersaing dengan merek lainnya (Rp. 2.099.000 di Hartono Electronic di Surabaya). Sebelum membeli, penulis mendengarkan dahulu kualitas dari soundbar di booth Polytron dan hasilnya sangatlah bagus. Sesampainya dirumah, penulis langsung unboxing dan me-review TV Polytron ini.

Box Terbagi Dua, Yaitu Untuk TV & Soundbar Serta Subwoofer
TV ini terbagi menjadi dua dus, yaitu dus pertama berisi TV LED 32" serta Soundbar-nya, sedangkan dus kedua berisi hanya Subwoofer-nya saja.

Isi Dari Box Adalah TV LED 32", Soundbar, Subwoofer, Kabel Input, Remote dan Kartu Garansi
Setelah isi dari kedua dus dikeluarkan, isinya adalah: TV LED 32", Soundbar, Subwoofer, Kabel male jack input 3.5mm ke RCA female untuk Soundbar, Remote dan Kartu Garansi.

Colokan RCA Untuk Soundbar, Colokan Mini Untuk Subwoofer
TV LED 32" ini TIDAK MEMILIKI SPEAKER INTERNAL jadi suara secara murni dikeluarkan ke Soundbar dan Subwoofer-nya. Soundbar dan Subwoofer-nya PASIF karena tidak memiliki power supply didalamnya. Jadi, kalau mau menggunakan Soundbar dan Subwoofer-nya secara terpisah (standalone) harus disambungkan dengan power amplifier serta jack dari subwoofer harus diganti dengan jack RCA atau dibiarkan dalam bentuk kabel.

TV Polytron Soundbar Sudah Terpasang
Secara keseluruhan unjuk kerja Soundbar dan Subwoofer sangat-sangat bagus, menurut penulis RECOMMENDED untuk dibeli. Untuk kualitas suara antara bass dan treble seimbang, bahkan subwoofer-nya menurut penulis responsif, nonton pilem maupun berita seolah-olah seperti nonton di dalam bioskop kecil hehehe... Kekurangan dari seri TV LED 32" ini adalah ukuran dari subwoofer-nya lebih kecil (sekitar 30x30cm) sedangkan untuk yang 40" keatas ukurannya lebih besar (sekitar 40x40cm). Resolusi layar untuk ukuran 32" masih HD (1366x768), bahkan yang ukuran 40" juga masih HD.

Demikian review singkat dari penulis tentang TV LED 32" Polytron Soundbar ini, semoga bermanfaat bagi anda yang masih penasaran dengan kualitas dari produk ini...

Rabu, 25 September 2019

Unboxing dan Review Speaker Robot RS170

Suatu hari penulis melihat-lihat speaker di Shopee dan penulis tertarik dengan speaker merek ROBOT tipe RS170. Harga murah, bentuk keren karena ada subwoofer-nya dengan harga termurah di Rp. 63.xxx,- disalah satu lapak Shopee. Penulis mencoba mencari review tentang speaker ini, tetapi penulis tidak menemukan sama sekali. Penulis hanya membaca review dari pembeli di Shopee maupun di Lazada yang mengatakan bahwa speaker ini layak dibeli.

Wel, akhirnya penulis pun tertarik membelinya karena harga juga murah, dan waktu itu ada pengembalian dana sebesar Rp. 63.xxx,- juga dari salah satu seller di Shopee karena stok barang tidak ada. Lumayan lah, tidak ada ruginya juga membeli speaker tersebut, itung-itung kalau suara jelek yaa memang dengan harga segitu masa mau dapat kualitas yang waah untuk sebuah speaker. Penulis pun membeli speaker tersebut beserta dengan tinta printer Canon dilapak yang sama.

Akhirnya, speaker pun tiba tanggal 25 September 2019 kemarin, langsung saja penulis unboxing sekalian me-review speaker ini.

Tampilan Box Speaker Robot RS170 Masih Tersegel
Speaker yang penulis terima masih tersegel rapi, berarti dari seller tidak dilakukan pengecekan sama sekali. Mungkin seller tidak ingin mengecewakan konsumen dengan tidak membuka segel (mungkin takut dibilang barang bekas hehehehe...).

Didalam Kotak Speaker Berisi Speaker, Kartu Petunjuk dan Kartu Garansi
Penulis langsung unboxing speaker ini, didalam kotak berisi speaker set yang dibungkus dengan bubble wrap, kartu petunjuk penggunaan serta kartu garansi. Di kartu garansi ini tertera tanggal produksi speaker ini, yaitu tertanggal 10 Mei 2019.

Tampilan Speaker Setelah Bubble Wrap Dibuka
Kemudian penulis langsung membuka bubble wrap dan inilah tampilan speaker aslinya. Bentuknya termasuk keren bagi penulis, mengingatkan bentuk speaker Sony warna maroon milik penulis yang dibeli sekitar 7 tahun yang lalu. Speaker ini bobotnya juga termasuk ringan lhoo, awalnya penulis tidak yakin dengan berat yang ringan ini, biasanya kalo bobot ringan itu berarti "kualitas" elektroniknya murahan!

Pengujian Speaker Dilaptop Menggunakan Lagu "Fly Away" Lenny Kravitz
Kemudian penulis langsung membawa speaker ini kedalam kamar untuk dilakukan pengujian suara menggunakan laptop, tancapkan kabel power ke USB port serta tancapkan jack 3.5mm ke output jack dilaptop. Langsung saja penulis memutar lagu "Fly Away"-nya Lenny Kravitz dan volume suara speaker dan laptop penulis putar dari terkecil hingga mentok. Selain itu, penulis juga menguji menggunakan lagu "Kamu Hoaxxx"-nya Boiyen dan "Zumbao"-nya Taboo.

Hasilnya? Bobot ringan itu berarti "kualitas" elektroniknya murahan itu tidak berlaku di speaker ini. Suara yang dihasilkan oleh speaker ini termasuk "Great" menurut penulis, karena dengan harga yang cuma Rp. 63.xxx,- suara yang dihasilkan termasuk mantabbb, terutama untuk bass tidak akan pecah meskipun volume dilaptop maupun dispeaker itu di mentokkan. Kerennya juga ada cahaya berwarna ungu di subwoofer-nya sehingga ada hiburan untuk melihat gerakan subwoofer ketika ada nada bass. Kekurangannya cuman satu, yaitu treble agak dominan daripada bass-nya sehingga kalau volume dibesarkan, maka treble lebih dominan tetapi tidak menutup keseluruhan dari suara bass-nya.

Cukup sekian review dari penulis tentang speaker Robot RS170 ini, semoga bermanfaat bagi anda yang punya budget minim tapi kepingin speaker maksi hehehe...