Senin, 22 September 2025

Unboxing dan Review Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Sudah saatnya penulis butuh gerinda mini untuk membantu ketika melakukan perbaikan kecil dikendaraan, baik motor maupun mobil. Setelah melihat pilihan di Shopee, penulis memutuskan untuk membeli gerinda mini besutan J.LD-II 5018 didiskon seharga Rp. 209.816,- dari harga Rp. 230.000,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Buka Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Gerinda mini set hanya ditaruh didalam tatakan terbuat dari busa warna putih.

Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Isi Kemasan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Setelah dibuka dan dikeluarkan, kemasan berisi gerinda mini, baterai Li-Ion 15V dua buah, charger, mata gerinda potong ukuran 3", kartu garansi dan lembar petunjuk penggunaan.

Tampilan Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Samping Kiri Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Samping Kanan Gerinda Mini J.LD-II 5018
Disamping kanan gerinda mini bertuliskan spesifikasi teknisnya.

Tampilan Poros Mata Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Poros Mata Gerinda Mini J.LD-II 5018

Tampilan Indikator Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Indikator Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Terdapat indikator kapasitar baterai digagang gerinda mini. Penulis penasaran dengan indikator ini, betulan berfungsi atau sebagai aksesoris pemanis belaka.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Pasang Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Pasang Baterai Gerinda Mini J.LD-II 5018
Untuk menjalankan gerinda ini harus dipasang baterainya dengan cara memasukkan baterai (pastikan sudah dicas terlebih dahulu) sesuai bentuk sudut baterai dan digagang gerinda mini..

Tampilan Cincin Pengunci Poros Gerinda Mini J.LD-II 5018
Tampilan Cincin Pengunci Poros Gerinda Mini J.LD-II 5018
Untuk memasang mata gerinda, tarik cincin plastik pengunci poros berwarna merah (didekat pelindung mata gerinda) ke atas, kemudian buka baut pengunci mata gerinda menggunakan kunci L yang disediakan.


Penulis coba menghidupkan gerinda mini ini TANPA memasang mata gerinda. Penulis mengecek terlebih dahulu indikator baterai dan ternyata indikator baterai ini TIDAK BERFUNGSI alias sebagai aksesoris pemanis belaka!

Gerinda mini ini jelas tidak sekuat putaran gerinda listrik, jadi untuk memotong benda yang sama bisa lebih lama sekitar 3x lipatnya! Penulis coba gerinda ini  untuk memotong nomor rangka mobil saja sudah terasa lambat apalagi dipakai memotong mesin mobil! Gerinda mini ini COCOK untuk pekerjaan ringan saja..


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, gerinda ini cocok untuk pekerjaan ringan saja, tetapi RECOMMENDED untuk dimiliki karena harganya yang murah dan bisa dipakai dalam keadaan darurat.. Dikarenakan indikator baterai tidak berfungsi, maka perangkat ini penulis RETURN ke penjualnya.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari gerinda mini untuk membantu pekerjaan ringan anda dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Rabu, 17 September 2025

Pesan Kesalahan 0x80300024 Pemasangan Microsoft Windows 7

Kali ini penulis menambahkan HDD baru WD Purple 4TB sebagai HDD penyimpanan data, sebelumnya penulis menggunakan HDD WD Green 2TB sebagai HDD utama dan HDD Hitachi HUA7220 1TB sebagai penyimpanan data tambahan. HDD lama WD Green 2TB tadi penulis tambahkan ke komputer HP Elite 8100 SFF sebagai HDD penyimpanan tambahan. Ternyata menambahkan HDD meskipun sudah menggunakan antarmuka SATA masih tetap saja "ribet" sama seperti jaman antarmuka IDE.


.: PERMASALAHAN :.

Ketika penulis menambahkan HDD baru dikomputer DELL OptiPlex 7010 ini penulis langsung saja mengganti HDD lama dengan HDD baru di-port SATA-0 dan HDD Hitachi HUA7220 1TB ada di-port SATA-1. Disinilah penulis menghadapi 2 masalah, yakni:
  1. Masalah Pertama: HDD baru berkapasitas 4TB ini TIDAK BISA menggunakan partisi jenis MBR (Master Boot Record), karena MBR memiliki batas maksimal HDD 2TB saja (32-bit)! HDD baru harus dipartisi menggunakan GPT (GUID Partition Table) dan harus menggunakan Microsoft Windows yang 64-bit agar seluruh kapasitas HDD baru ini terbaca, kalau menggunakan Microsoft Windows yang 32-bit maka hanya terbaca 2TB saja. Oke, penulis sudah menggunakan partisi GPT di HDD 4TB baru ini.dan mau memasang Microsoft Windows 7 Ultimate 64-bit ke HDD. Ketika proses pemasangan Microsoft Windows ke partisi GPT harus menggunakan modus boot UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). Penulis mengubah setelan di BIOS komputer ini menggunakan modus UEFI dan ketika komputer di-restart terjadilah blackout alias komputer jadi gelap gulita, tidak ada secercah sinarpun dari tampilan layar!
  2. Masalah Kedua: Karena komputer tidak bisa boot menggunakan UEFI, maka penulis memasang Microsoft Windows 7 Ultimate 64-bit ini ke HDD Hitachi 1TB dan berulang kali mengalami kegagalan dengan pesan: We couldn't install Windows in the location you chose. Please check your media drive. Error 0x80300024. Anehnya, penulis mencoba menyalin partisi Microsoft Windows Ultimate 64-bit dari HDD lama ke partisi HDD Hitachi 1TB ini menggunakan aplikasi CloneZilla dan HDD ini mau boot hingga masuk ke Windows Desktop (HDD 4TB penulis cabut alias HDD Hitachi single mode), ketika HDD 4TB penulis aktifkan kembali, masuk ke Windows tapi blank (Desktop tidak muncul)! Bisa memunculkan Desktop dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del, muncul Task Manager kemudian jalankan "explorer.exe". Metode ini juga tidak efektif karena beberapa fungsi Windows tidak dapat berjalan dengan baik.


.: JALAN KELUAR :.

Setiap permasalahan, pasti ada jalan keluarnya. Naah, untuk solusinya, penulis mencari-cari jawaban melalui mbah Google dan setiap solusi dari para pengguna lainnya penulis coba satu persatu. Berikut ini solusi dari kedua permasalahan diatas:
  1. Solusi Masalah Pertama: Usut punya usut, ternyata komputer DELL OptiPlex 7010 ini masih BELUM MENDUKUNG PENUH penerapan fitur UEFI.ini. Penulis sempat putus asa, karena satu kesalahan kecil dari pabrik komputer ini harus "membunuh" satu komputer fave penulis.. SOLUSI sederhana saja, cukup lepas baterai CMOS, tunggu 1 menit, pasang lagi baterainya, nyalakan lagi komputer dan voila, komputer hidup kembali! Jangan pernah lagi mengaktifkan UEFI dikomputer ini. Cek juga, apakah komputer anda sudah fully compliance dengan UEFI apabila ingin secure boot menggunakan UEFI ini.
  2. Solusi Masalah Kedua: HDD Hitachi 1TB ini posisinya berada di-port SATA-1 dan Microsoft Windows HANYA MAU TERPASANG di-port SATA-0 apabila Installer Microsoft Windows mendeteksi ada HDD lebih dari satu dan anda mencoba memasang di HDD selain di-port SATA-0! Kecuali HDD anda hanya ada satu alias sendirian, mau posisinya ada di SATA-2, SATA-3, Installer Microsoft Windows tidak mempermasalahkannya. Andaikan penulis tahu dari awal kalau hanya ini permasalahannya, penulis cukup mengubah saja HDD Hitachi 1TB ke port SATA-0 dan tidak perlu memasang ulang Microsoft Windows.


.: KESIMPULAN :.

Teknologi baru tetap saja TIDAK MENAWARKAN KEMUDAHAN, apalagi bila perusahaan pembuat perangkat keras (hardware) maupun lunak (software) ingin melindungi produknya dari penggunaan yang tidak semestinya, maka kita sebagai pengguna akan dibuat kebingungan. Tetapi semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya, asalkan kita mau mencari informasi dan mau berbagi informasi apabila kita dapat memecahkan suatu masalah. Maka dari itu, penulis membagikan jalan keluar ini bagi anda yang mengalami permasalahan yang sama seperti yang penulis alami.. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba..

Minggu, 14 September 2025

Unboxing dan Review microSD Fonel Class 10 16GB

Tampilan Kemasan microSD Fonel 16GB
Tampilan Kemasan microSD Fonel 16GB
Penulis sedang mencari microSD untuk penulis pakai dipemutar MP3 maupun di-head unit mobil, karena kapasitas 16GB penulis rasa sudah cukup untuk membawa koleksi MP3 penulis. Ketika melihat di Tokopedia, penulis mendapatkan microSD besutan Fonel 16GB seharga Rp. 30.000,- (sesuai dengan keinginan maupun harga yang masuk akal).

Awalnya penulis ragu, tapi yaa apa boleh dikata daripada cari merek terkenal dengan harga murah dapatnya palsu juga buat apa. Langsung saja penulis pesan sebanyak 4 buah dan mendapatkan diskon harga total menjadi hanya Rp. 98.991,- saja. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Depan microSD Fonel 16GB
Tampilan Depan microSD Fonel 16GB
Tampilan depan microSD ini biasa saja, sama seperti mcroSD lainnya.

Tampilan Belakang microSD Fonel 16GB
Tampilan Belakang microSD Fonel 16GB
Tampilan belakang microSD ini terdapat tulisan didistribusikan oleh PT. Cahaya Megah Pradananomor seri serta Made in Taiwan lho.. Jelas buatan Taiwan lebih bagus dan berkelas dibandingkan buatan Cina.


.: PENGUJIAN :.

Sayangnya, penulis tidak memfoto pengujian microSD ini, tetapi kapasitasnya nyata (real) dan ketika penulis format ulang dengan ukuran cluster 4kB dari 4 hanya ada 1 yang RUSAK setelah diisi MP3 langsung terkunci tidak bisa diapa-apakan lagi (baik di format, dihapus maupun menambah berkas). Akhirnya 1 buah ini penulis patahkan dan hancurkan. Sepertinya barang ini stok lama, jadinya 1 buah itu kemungkinan rusak dibagian sel penyimpanannya. Klaim Class 10 (minmal kecepatan penulisan 10MB/s (Megabit) setara dengan 1,25Mb/s (Megabyte)) hampir dapat dicapai.


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, microSD ini berfungsi dengan baik, meskipun ada 1 yang defect (cacat) pabrik ataupun tidak terpakai dalam jangka lama, tetapi RECOMMENDED untuk dimiliki karena harganya yang murah dan JANGAN dipakai untuk menyimpan data yang penting. Untuk kualitas, masih jauh dibawah merek SanDisk maupun Samsung yang orisinil lho yaa..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari microSD murah meriah daripada dapat merek palsu untuk penyimpanan MP3 maupun MP4 untuk dipakai dipemutar MP3 maupun head unit mobil anda dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Unboxing dan Review Lampu Sorot Soarfly 8" (Pakai Baterai Makita)

Tampilan Kemasan Soarfly 8"
Tampilan Kemasan Soarfly 8"
Selain membeli lampu sorot besutan J.LD Tool 1170, penulis juga membeli lampu sorot besutan Soarfly 8", dimana ukuran diagonal lampu sorot sebesar 8 inch. Lampu sorot ini juga di-bundle dengan baterai 1588VF sebanyak 2 buah didiskon seharga Rp. 234.511,- dari harga Rp. 249.000,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan Soarfly 8"
Tampilan Isi Kemasan Soarfly 8"
Setelah dibuka, kemasan berisi lampu sorot (dibungkus bubble wrap bening), dua baterai (dibungkus  bubble wrap warna putih) dan charger.

Tampilan Depan Soarfly 8"
Tampilan Depan Soarfly 8"
Kaca lampu sorot pun dilapisi plastik bening untuk mencegah dari baret ketika dalam proses pengirimannya.


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Cahaya Soarfly 8"
Tampilan Cahaya Soarfly 8"
Lampu sorot ini menghasilkan cahaya terang, tetapi masih lebih terang punya J.LD Tool 1170 tetapi bidang luas penerangannya lebih besar dari J.LD Tool 1170 yang berukuran 4 inch. Untuk daya tahan berapa lamanya, tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan itu sendiri. 

Tampilan Pengecasan USB Soarfly 8"
Tampilan Pengecasan USB Soarfly 8"
Penulis juga tidak lupa menguji port USB untuk mengecas kamera aksi Brica B-Pro yang masih menggunakan port jenis micro USB dan pengecasan berjalan lancar.

Secara keseluruhan, perangkat ini cocok digunakan ketika pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk kegiatan luar (outdoor).


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, lampu sorot ini berfungsi dengan baik dan menghasilkan cahaya lumayan terang lho.. dan juga memiliki port USB untuk mengecas perangkat elektronik lainnya sehingga VERY RECOMMENDED. Lampu sorot ini sangat cocok digunakan ketika terjadi pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk menemani aktifitas kegiatan diluar ruangan (outdoor) lho..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari lampu sorot murah dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Unboxing dan Review Lampu Sorot J.LD Tool 1170 (Pakai Baterai Makita)

Tampilan Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Tampilan Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Eh, pas berselancar di Shopee, penulis melihat lampu sorot yang menggunakan baterai standar Makita dan langsung tertarik untuk membelinya. Penulis rasa perlu juga punya perangkat ini sebagai cadangan ketika pemadaman listrik maupun untuk melakukan perbaikan dimalam hari. Penulis membeli lampo sorot besutan merek J.LD 1170 seharga Rp. 81.984,- setelah mendapatkan diskon dari harga Rp. 86.000,-. Mari langsung saja kita ulas produk ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Tampilan Isi Kotak Kemasan J.LD Tool 1170
Karena penulis hanya memilih tanpa baterai (karena sudah punya baterai model Makita dari toolkit lainnya), maka kemasan hanya berisi lampu sorot itu sendiri yang dibungkus dengan bubble wrap.

Tampilan Depan J.LD Tool 1170
Tampilan Depan J.LD Tool 1170
Kaca lampu sorot pun dilapisi plastik bening untuk mencegah dari baret ketika dalam proses pengirimannya.

Tampilan Belakang J.LD Tool 1170
Tampilan Belakang J.LD Tool 1170
Bagian belakang lampu sorot ada dua buah port USB yang bisa dipakai untuk mengecas perangkat elektronik lainnya.

Tampilan Atas J.LD Tool 1170
Tampilan Atas J.LD Tool 1170
Bagian atas terukir tulisan J.LD Tool 1170. Sayangnya unit yang penulis terima bagian atasnya terdapat baretan!


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Cahaya J.LD Tool 1170
Tampilan Cahaya J.LD Tool 1170
Lampu sorot ini menghasilkan cahaya sangat terang. Untuk daya tahan berapa lamanya, tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan itu sendiri. 

Tampilan Pengecasan USB J.LD Tool 1170
Tampilan Pengecasan USB J.LD Tool 1170
Penulis juga tidak lupa menguji port USB untuk mengecas kamera aksi Brica B-Pro yang masih menggunakan port jenis micro USB dan pengecasan berjalan lancar.

Secara keseluruhan, perangkat ini cocok digunakan ketika pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk kegiatan luar (outdoor).

.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, lampu sorot ini berfungsi dengan baik dan menghasilkan cahaya cukup terang lho.. dan juga memiliki port USB untuk mengecas perangkat elektronik lainnya sehingga HIGHLY RECOMMENDED. Merek J.LD Tool jangan diragukan kualitasnya meskipun harganya sangat terjangkau dibandingkan merek besutan Cina lainnya. Lampu sorot ini sangat cocok digunakan ketika terjadi pemadaman listrik, perbaikan darurat kendaraan dimalam hari maupun untuk menemani aktifitas kegiatan diluar ruangan (outdoor) lho..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari lampu sorot murah dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..

Selasa, 02 September 2025

Unboxing dan Review Speaker Okaya L81CSD

Tampilan Depan Kotak Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Tampilan Depan Kotak Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Setelah membeli speaker Okaya L96BSD di Tokopedia dan penulis tertarik membeli satu lagi produk dari Okaya untuk bunyi-bunyian dimess, eh ketemu merek Okaya L81CSD yang lagi cuci gudang seharga Rp. 125.000,- karena stok tinggal satu saja. Kemudian penulis deal dan mendapatkan diskon sehiingga speaker ini penulis tebus hanya seharga Rp. 106.250,- saja. Penulis beli tanggal 23 Agustus 2025 dan sampai ditangan penulis ketika di Surabaya tanggal 25 Agustus 2025. 

Tampilan Samping Kotak Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Tampilan Samping Kotak Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Spesifikasi teknis speaker ini dicantumkan dibagian disamping kotak kemasan. Penulis baru sempat mengulas speaker ini ketika tiba di Jakarta tanggal 2 September 2025, langsung saja penulis ulas speaker ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Buka Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Tampilan Buka Kemasan Speaker Okaya L81CSD

Tampilan Isi Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Tampilan Isi Kemasan Speaker Okaya L81CSD
Unit utama maupun speaker kiri kanan semuanya terbungkus plastik rapi lho.. Selain itu didalam kardus juga dilapisi styrofoam, jadi benar-benar terhindar dari kotoran ketika didalam kemasan.

Tampilan Depan Speaker Okaya L81CSD
Tampilan Depan Speaker Okaya L81CSD
Didalam kotak kemasannya, berisi speaker set, kabel antena radio, remote control, kabel pengubah RCA ke 3,5mm, kartu garansi dan lembaran petunjuk. Seperti biasa, speaker ini buatan Cina hehehe..

Bagian depan speaker terdapat slot SD card, USB, 2 buah jack untuk Mic, tombol tekan pemilihan masukan (input), sebelumnya (previous), mainkan/jeda (play/pause) dan berikutnya (next), kenob putar untuk mengatur tingkatan suara Mic 1 dan Mic 2 (mic volume), mengatur nada tinggi (treble), mengatur nada rendah (bass) serta tingkatan suara utama (volume).

Tampilan Belakang Speaker Okaya L81CSD
Tampilan Belakang Speaker Okaya L81CSD
Bagian belakang speaker terdapat tulisan spesifikasi, saklar hidup/mati (on/off), jack RCA untuk kabel antena (warna kuning), jack RCA untuk masukan (input) dan keluaran ke speaker kanan dan kiri bawaan atau bisa ke speaker lainnya (output).


.: PENGUJIAN :.

Tampilan Belakang Speaker Okaya L81CSD Terangkai
Tampilan Belakang Speaker Okaya L81CSD Terangkai
Speaker kiri dan kanan tinggal disambungkan ke jack keluaran RCA, sesuaikan dengan warnanya.

Tampilan Speaker Okaya L81CSD Dinyalakan
Tampilan Speaker Okaya L81CSD Dinyalakan
Ketika speaker dinyalakan, tampilan LCD itu palsu (fake), karena spectrum analyzer hanyalah sebagai pemanis saja, tidak beneran mengikuti tinggi rendah nada lagu yang sedang dimainkan. Speaker ini juga TIDAK memiliki fitur bluetooth, maklum speaker keluaran lama sepertinya hehehe..

Hasil pengujian kualitas suara speaker ini bisa dilihat dari video diatas. Secara garis besarnya suara jelas dan tidak cempreng tetapi ada sedikit desis (noise) serta dentuman nada rendah (bass) masih kurang meskipun tombol putar bass sudah dputar mentok dan punya ukuran subwoofer sebesar 5,25". Karakter suara speaker ini mirip dengan Okaya L96BSD. USB maupun slot SD card-nya sudah penulis uji pakai kapasitas 16GB masih tetap bisa membaca dengan baik, kemungkinan besar maksimal 32GB menggunakan sistem pemberkasan FAT32.


.: KESIMPULAN :.

Dari hasil pengujian singkat, speaker ini berfungsi dengan baik, suara jelas dan tidak cempreng tetapi ada sedikit desis (noise) dan RECOMMENDED untuk dimiliki karena harganya sebanding dengan kualitas dan fiturnya. Untuk kualitas suara, janganlah dibandingkan dengan speaker besutan Altec Lansing, jauh sekali perbedaannya meskipun memiliki subwoofer ukuran 5.25". Terlepas dari segala kekurangan dari speaker ini adalah menggunakan catu daya listrik AC 220V dan tidak ada fitur bluetooth tetapi bisa memainkan lagu dari SD card maupun USB flashdisk serta cocok untuk digunakan didalam kamar ukuran sedang hehehe..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari speaker murah meriah untuk menghilangkan kesunyian didalam kamar dan penasaran dengan kualitasnya hehehe..