Tampilkan postingan dengan label 18650. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 18650. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Mei 2024

Unboxing dan Review Singkat Senter Emergency Multi-Tool (Use 18650 Battery)

Tampilan Kemasan Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Kemasan Senter Emergency Multi-Tool
Ketika penulis membeli senter emergency multi-tool (rechargeable) ini, penulis juga membeli senter multifunction yang menggunakan baterai 18650 dipenjual yang sama. Kelemahan senter ini adalah untuk mengecas baterai harus menggunakan cas terpisah karena tidak ada cas built-in disenter ini. Keuntungan dari senter ini yaitu tools-nya berupa pisau lipat dan teman-temannya lebih besar daripada senter sebelumnya. Penulis membeli senter  ini seharga Rp. 69.800,- . Mari kita ulas secara singkat saja senter ini..


.: BUKA KEMASAN :.

Tampilan Isi Kemasan Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Isi Kemasan Senter Emergency Multi-Tool
Pengemasan senter ini sangat sederhana, senter dibungkus bubble wrap dan dimasukkan ke kotak kemasan  berwarna putih polos. 

Tampilan Samping Depan Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Samping Depan Senter Emergency Multi-Tool

Tampilan Samping Belakang Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Samping Belakang Senter Emergency Multi-Tool
Bagian samping belakang senter terdapat pengait untuk mengaitkan senter ini ke sabuk ataupun tempat yang bisa dicantoli oleh senter ini.

Tampilan Depan Tool Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Depan Tool Senter Emergency Multi-Tool

Tampilan Belakang Tool Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Belakang Tool Senter Emergency Multi-Tool
Pisau yang disematkan disenter ini berukuran panjang 7cm lho.. Termasuk besar juga dibandingkan senter sebelumnya.

Tampilan Lampu Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Lampu Senter Emergency Multi-Tool

Tampilan Tombol Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Tombol Senter Emergency Multi-Tool
Bagian depan adalah lampu senter dan dibagian belakang terdapat tombol untuk menyalakan dan mematikan senter, serta untuk mengubah modus cahaya senter.


.: PENGUJIAN :.

Namanya juga senter, langsung saja penulis uji secara singkat fungsi senternya.

Tampilan Baterai 18650 Terpasang di Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Baterai 18650 Terpasang di Senter Emergency Multi-Tool
Untuk menggunakan fitur senter, harus menggunakan baterai 18650 (tentunya baterai harus sudah dicas). Cara pemasangan cukup mudah, tinggal putar kepala senter berlawanan arah jarum jam (putar ke kiri) kemudian masukkan baterai dengan kutub negatif (-) kearah dalam, kemudian pasang kembali kepala senter.

Tampilan Cahaya Senter di Senter Emergency Multi-Tool
Tampilan Cahaya Senter di Senter Emergency Multi-Tool
Cahaya senter yang dihasilkan termasuk terang juga lho, tetapi fokus cahaya senternya tidak bisa diatur (salah satu kelemahan lainnya). Tak lupa pula penulis menguji pisau yang disematkan, yakni digunakan untuk menyayat selembar kertas dengan lembut dari pangkal mata pisau sampai ke ujung mata pisau, ternyata hanya mampu menyayat kertas sekitar 2mm-an saja! Kalau diberi sedikiit saja tenaga, barulah bisa menyayat kertas sekitar 2cm-an. Mata pisau memang kurang tajam, tetapi bisa kita tajamkan sendiri kok..


.: KESIMPULAN :.

Dari pengujian singkat yang telah penulis lakukan, senter Emergency Multi-Tool ini dapat penulis simpulkan VERY RECOMMENDED untuk dibeli, dikarenakan harganya yang murah, kualitasnya cahaya senter serta terdapatnya berbagai tool tambahan berukuran besar sehingga sangat berguna dikondisi darurat. Cuma anda akan direpotkan harus membawa baterai cadangan serta alat cas terpisah untuk menggunakan senter ini.

Semoga ulasan singkat ini sangat berguna bagi anda sekalian yang sedang mencari senter multifungsi dengan kualitas diatas harganya yang budget friendly..

Minggu, 19 Februari 2023

Mengganti Baterai GPS Super Spring SF410 Menggunakan Baterai Jenis 18650

Perangkat GPS Super Spring SF410 Milik Penulis
Perangkat GPS Super Spring SF410 Milik Penulis
Perangkat GPS Super Spring SF410 milik penulis baterainya sudah lemah, dimana karakteristik perangkat GPS ini TIDAK AKAN MENYALA apabila TIDAK TERHUBUNG dengan baterai. Sehingga baterai yang lemah otomatis hanya akan menyalakan perangkat GPS sebentar saja dan kemudian akan mati secara tiba-tiba.

Penulis mencoba mengganti dengan baterai tersebut dengan baterai dari ponsel lain yang ukuran fisiknya sesuai baterai asli, tetapi menurut pribadi penulis tidak efektif, dikarenakan banyak baterai ponsel banyak dijual diluaran sana ternyata versi KW alias palsu  ataupun yang merek lain kadang kapasitasnya tidak sesuai dengan yang tertera.

Penulis memiliki ide dengan mengganti baterai menggunakan baterai jenis 18650 yang sama-sama memiliki tegangan 3.7V serta memiliki kapasitas yang beraneka ragam, mulai dari 2300 - 3600 mAh, dibandingkan kapasitas baterai aslinya yang mungkin hanya berkisar sekitar 650 mAh. Dikarenakan penulis mempunyai stok baterai 18650, maka penulis membeli holder baterai ini secara online dengan harga hanya berkisar Rp. 2.500,- - Rp. 4.500,- saja.

Baterai Bawaan Diganti Dengan Baterai 18650
Baterai Bawaan Diganti Dengan Baterai 18650
Cara mengganti baterai cukup mudah, tinggal buka casing perangkat GPS ini, kemudian dengan menggunakan solder, lepas kabel positif (warna merah) dan kabel negatif (warna hitam) dari baterai bawaan dan sambungkan ke holder baterai 18650. Jangan lupa, sebelum menyolder kabel tersebut, masukkan terlebih dahulu isolation tube (isolasi bakar) untuk melindungi agar sambungan kedua kabel tadi tidak konsleting.

Rapikan Kabel dan Buat Coakan Untuk Kabel Holder Baterai
Rapikan Kabel dan Buat Coakan Untuk Kabel Holder Baterai

Setelah itu, buat coakan didekat pengait casing untuk jalur keluar kabel karena holder baterai penulis tempatkan dibagian belakang casing. Rapikan kabel agar tidak mengganggu ketika casing ditutup dan kabel tidak terlalu mencuat diluar casing.

Cek Bekerja Atau Tidak Baterai 18650Baterai 18650 Bekerja Dengan Baik
Baterai 18650 Bekerja Dengan Baik
Sebelum digunakan, baterai 18650 penulis cas terlebih dahulu sampai penuh menggunakan universal charger untuk melihat kapasitas asli baterai tersebut. Selanjutnya, baterai tersebut penulis ujicoba dan ternyata meskipun baterai dalam kondisi penuh, perangkat GPS melaporkan bahwa kapasitas baterai sekitar 75%.

Charger Perangkat GPS Mendukung Baterai 18650
Charger Perangkat GPS Mendukung Baterai 18650
Penulis coba untuk mengecas baterai 18650 tersebut dan ternyata pengecasan berjalan dengan normal meskipun arus pengecasan terkesan lambat. Meskipun baterai sudah penuh setelah pengecasan, ketika charger dicabut, tetap saja kapasitas baterai dilaporkan 75%.

Penyiapan Peletakan Holder Baterai
Penyiapan Peletakan Holder Baterai
Holder baterai penulis letakkan dibelakang disebelah kiri holder perangkat GPS dan tidak menghalangi tombol RESET. Untuk melengketkan holder baterai, penulis menggunakan isolasi bolak-balik (double tape) diatas dan dibawah stiker SUPER SPRING.

Holder Baterai Duduk Dengan Tenang Ditempatnya
Holder Baterai Duduk Dengan Tenang Ditempatnya
Akhirnya, hasil modifikasi berjalan dengan baik. Keuntungan dari penggunaan holder baterai 18650 adalah ketika baterai soak atau habis maka penggantiannya dapat dilakukan dengan cepat dan mudah tanpa harus ribet lagi membongkar kembali casing dan menyolder ulang kabel ke baterai yang baru.

Teknik ini kemungkinan juga dapat diaplikasikan ke perangkat elektronik lainnya yang juga menggunakan tegangan 3.7V. Selamat mencoba..

Kamis, 21 Januari 2021

Jangan Buang Baterai Laptop Yang Rusak!

Tampilan Isi Batere Laptop
Tampilan Isi Batere Laptop
Mungkin artikel yang penulis tulis berikut ini termasuk sudah kadaluarsa.. Tetapi tidak ada salahnya lagi bila penulis mengajak anda sekalian untuk "berhemat diri" hehehe.. Kali ini penulis membahas tentang baterai laptop yang sudah rusak.
 
Ya, bagi anda yang memiliki baterai laptop yang rusak, jangan anda langsung berpikir bahwa baterai laptop rusak berarti memang benar-benar rusak alias tidak dapat digunakan lagi. Awalnya penulis juga berpikir seperti itu, tetapi penulis teringat tahun 2010 silam, bahwa di THR Mall Surabaya ada jasa perbaikan baterai laptop, dimana toko tersebut mengenakan tarif sesuai dengan jumlah cell baterai yang rusak, dimana tarif saat itu adalah Rp. 75.000,- untuk tiap cell baterai.

Karena rasa penasaran penulis terlalu besar, maka penulis pernah membongkar baterai Mac iBook G4 dan menemukan bahwa didalam baterai laptop itu terdiri dari 6 buah baterai tipe 18650 yang dirangkai secara seri. Memang membongkar casing baterai laptop tidak semudah membuka tutup toples kue hehehe.. Diperlukan keahlian khusus dengan mencongkel sambungan tutup baterai apabila baterai yang rusak akan diganti dan casing baterai tetap mau digunakan kembali, tetapi apabila terlampau sulit membukanya, gunakan jalan pintas menggunakan gerinda untuk memotong casing baterai tersebut.

Setelah mendapatkan baterai tipe 18650 tersebut, maka penulis menggunakan charger untuk baterai jenis NiMH, NiCd, dan Li-Ion. Penulis mempunyai charger tersebut sebanyak dua buah, yaitu merek NITECORE dan XTAR VC2. Dari pengujian menggunakan kedua charger tersebut, penulis cenderung memilih merek XTAR VC2 karena charger ini dapat menampilkan tegangan dan daya baterai kedua baterai secara real-time serta dapat menggunakan charger ponsel anda (menggunakan port micro USB), berbeda dengan merek NITECORE dimana hanya bisa menampilkan tegangan dan daya baterai secara bergantian, itupun harus menekan tombol untuk memindah baterai mana yang mau dilihat secara real-time tegangan dan dayanya.
 
Tampilan Baterai 18650 Rusak, Tidak Bisa di-charge
Tampilan Baterai 18650 Rusak, Tidak Bisa di-charge
Enaknya menggunakan charger XTAR VC2 ini apabila baterai tidak bisa di-charge karena sudah rusak, maka akan menampilkan bahwa daya baterai 0000mAh dan penunjuk tegangan charge ada yang diam di 0V maupun naik turun dari 0V ke 4.2V.

Tampilan Baterai 18650 Sehat, Bisa di-charge
Tampilan Baterai 18650 Sehat, Bisa di-charge
Apabila awal men-charge sudah dimulai dari tegangan 4.2V, maka dapat dipastikan bahwa baterai tersebut "lemah syahwat" karena tetap bisa di-charge tetapi kemampuan menyimpan daya sudah lemah sekali.

Setelah baterai 18650 anda charge, sebagai tambahan saja, jangan lupa dicatat berapa kemampuan daya simpan dari baterai tersebut dan tempelkan ke badan baterai sebagai pengingat. Keuntungan dari memanfaatkan baterai bekas laptop adalah sebagai berikut:
  • Dapat digunakan sebagai PowerBank DIY (Do It Yourself), banyak dijual secara online kok PowerBank case yang dapat menggunakan baterai tipe ini.
  • Dapat digunakan sebagai kanibal atau perbaikan baterai laptop lain dengan catatan daya baterainya sama.
  • Dapat dijual kembali, karena juga banyak yang mencari baterai tipe ini hehehehe...
Semoga tulisan singkat ini dapat berguna bagi anda sekalian yang mungkin belum tahu tentang baterai laptop yang rusak. Sekian dan terima kasih..