Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juli 2023

Nostalgia Dengan Gitar Bass Prince HB-32 X [Seken]

Kondisi Gitar Bass Prince HB-32 X Seken Yang Penulis Beli
Kondisi Gitar Bass Prince HB-32 X Seken Yang Penulis Beli
Namanya nostalgia dan hobi itu kadang saling terkait.. Hal inilah yang dirasakan oleh penulis ketika berselancar di facebook marketplace pada tanggal 22 Juli 2023 dan menemukan gitar bass "legend" dikala itu (ketika penulis masih SMU kelas 2 sekitar 1998-1999), yaitu Prince HB-32 X dimana gitar ini Made in Korea lhoo.. Gitar ini termasuk favorit bagi pemain gitar bass pemula dikala itu, karena harganya yang lumayan miring dibandingkan merek Samick ataupun Yamaha. Gitar ini dijual seharga Rp. 350.000,- , langsung saja penulis chat si penjual dan main tawar, akhirnya dapat diharga Rp. 250.000,- tidak boleh kurang lagi.

Kondisi gitar bass ini menulis penulis masih sekitar 80% dimana penjual memberitahu bahwa gitar tersebut entah masih dalam kondisi masih "menyala" atau tidak, tetap saja penulis boyong. Penulis pun sampai sekarang belum mencoba apakah gitar ini masih berfungsi atau tidak. Yang jelas, tuning machine dan bridge gitar bass ini terkena "serangan" jamur yang tidak terlalu parah sekali. Serta cat di body maupun headstock ada beberapa dent (penyok/cuil) dan bagi penulis tidak jadi masalah sama sekali, malah menimbulkan kesan relic (kuno/peninggalan) dan kesan inilah yang menjadikan kereeennnn.

Tampilan Dent di Headstock Dan Tuning Machine Sudah Dibersihkan Dari Jamur
Tampilan Dent di Headstock Dan Tuning Machine Sudah Dibersihkan Dari Jamur
Awalnya penulis mau mengganti tuning machine dan bridge-nya dengan yang baru, tetapi ada teman bersaran sebaiknya dibersihkan saja dan di-chrome kembali untuk menjaga orisinilitas-nya. Ternyata untuk membersihkan jamur ini sangatlah mudah, bisa menggunakan tisu basah ataupun viscose remover yang dijual bebas. Karena viscose remover sangat mudah menguap, maka pengerjaan harus cepat antara jarak penyemprotan dengan penggosokannya. Cocoknya viscose remover ini dipadukan dengan tisu basah supaya bisa agak lama penggunaan mengosoknya. Kalau jamur ini sudah parah "serangan"-nya, maka lapisan chrome akan terkelupas lho.

Tampilan Bridge Terkena Jamur Agak Parah
Tampilan Bridge Terkena Jamur Agak Parah
Bagian bridge yang agak parah "serangan" jamurnya, karena sampai meninggalkan "jejak" titik dilapisan chrome yang mengelupas. Memang solusinya adalah meng-chrome ulang bridge dan tuning machine biar kelihatan kinclong kembali hehehe... Untuk spul dan elektronik gitar masih belum penulis cek, yang penting sudah dapat gitarnya duluan.. Sebenarnya penulis juga "mengincar" gitar bass Prince SB-01 X dimana gitar bass ini hanya menggunakan satu buah spul dipasang didekat bridge. Penulis juga memiliki gitar elektrik Prince LG-22X, sehingga dengan adanya gitar bass ini mereka bisa berteman akrab hehehe..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian yang tertarik atau mencari info tentang gitar "kuno"..

Sabtu, 08 Juli 2023

Mencari Baut Kotak Tuas Persneling Daihatsu Charade CX G100

Tampilan Baut Ukuran 12 Terpasang di Belakang (Kiri) dan 14 di Depan (Kanan)
Tampilan Baut Ukuran 12 Terpasang di Belakang (Kiri) dan 14 di Depan (Kanan)
Penulis baru menyadari bahwa kotak tuas persneling Daihatsu Charade CX G100 milik penulis menggunakan baut yang ukurannya tidak tepat! Pantas saja ketika dipakai mengoper gigi, rasanya kotak persneling ikutan "naik". Usut punya usut, kemungkinan besar pemilik sebelumnya pernah perbaikan atau ketika si Charade minta jajanan saat itu tukangnya kehilangan/lupa bautnya sehingga diganti oleh baut sekadarnya saja.

Setelah penulis cek dengan seksama, ternyata baut yang digunakan adalah ulir (drat) kasar dengan ukuran 12 untuk bagian belakang sedangkan bagian depan menggunakan ukuran 14. Ketika penulis pulang ke Surabaya, penulis menyempatkan mampir ke toko baut dan mur yang menurut penulis hampir lengkap, yakni di RjSTEEL.

Tampilan Baut Ukuran 12 Panjang 0,75"
Tampilan Baut Ukuran 12 Panjang 0,75"

Tampilan Baut Ukuran 14 Panjang 0,75"
Tampilan Baut Ukuran 14 Panjang 0,75"
Harga baut ukuran 12 dengan panjang 0,75" adalah Rp. 6.818,-/kemasan sedangkan untuk baut ukuran 14 harganya Rp. 10.000,-/kemasan, keduanya berisi 20 buah mur.

Sebenarnya bisa juga menggunakan baut rivet (baut dari plastik), cuman kualitas rivet yang beredar dipasaran menurut penulis sangat jelek, karena mudah rusak (dol) terkena obeng besi.

Semoga tulisan singkat ini dapat membantu para pembaca sekalian dalam mencari baut yang pas digunakan pada kotak tuas persneling anda.. Selamat mencoba..

Senin, 27 Maret 2023

Mengelas Keropos di Tubuh Daihatsu Charade CX

Pengerjaan Pengelasan Keropos Oleh Pak Haji
Pengerjaan Pengelasan Keropos Oleh Pak Haji
Sekarang penulis baru memiliki waktu untuk mengelas keropos yang ada dimobil Daihatsu Charade CX milik penulis. Adapun keropos yang penulis amati dimobil ini sebagai berikut:
  1. Bagian sasis kaki kiri depan (paling parah).
  2. Bagian leher saluran bensin yang menempel dibadan mobil.
  3. Bagian spakbor belakang kanan dan kiri.
Pengerjaan mengelas ini penulis percayakan ke bengkel las Pak Haji didaerah Jalan Kramat III karena mendapatkan rekomendasi dari bengkel mobil di Pasar Senen. Si Charade CX masuk dibengkel hari Minggu tanggal 26 Maret kemarin dan perkiraan selesai hari Rabu tanggal 29 Maret dengan biaya total sebesar Rp. 1.500.000,-. Pak Haji meminta penulis datang setiap hari untuk melihat hasil pengerjaannya, ternyata hari Senin tanggal 27 Maret penulis sambangi kesana dan sudah terlihat hasilnya..

Pertama, keropos dibagian sasi kaki kiri depan. Keropos dibagian ini sangatlah parah, kata Pak Haji, sasi ini pernah dilas juga sebelumnya tetapi kurang bagus pengerjaannya. Bahkan ketika dibongkar dan diketok keroposnya, eh penulis melihat sendiri bahwa ada lubang keropos yang ditutup dengan gumpalan koran kemudian ditambahkan dempul terus dicat. Menurut Pak Haji, pelakunya adalah tukang cat mobil ketika pemilik mobil sebelumnya mengecatkan mobil ini. Dari foto ini dapat dilihat bahwa keroposnya sangat parah, bahkan bila tidak hati-hati ketika melewati jalan berlubang, maka dikhawatirkan bisa patah sasis.

Keropos Disasis Kaki Kiri Depan
Keropos Disasis Kaki Kiri Depan

Keropos Disasis Kaki Kiri Depan
Keropos Disasis Kaki Kiri Depan

Hasil Las Keropos Disasis Kaki Kiri Depan
Hasil Las Keropos Disasis Kaki Kiri Depan

Hasil Las Keropos Disasis Kaki Kiri Depan
Hasil Las Keropos Disasis Kaki Kiri Depan

Hasil Las Keropos Disasis Kaki Kiri Depan
Hasil Las Keropos Disasis Kaki Kiri Depan

Kedua, keropos dibagian leher saluran bensin yang menempel dibadan mobil.

Hasil Las Keropos Dileher Saluran Bensin
Hasil Las Keropos Dileher Saluran Bensin

Ketiga, keropos dibagian spakbor belakang kanan dan kiri.

Hasil Las Keropos Dispakbor Kanan Belakang
Hasil Las Keropos Dispakbor Kanan Belakang

Hasil Las Keropos Dispakbor Kiri Belakang
Hasil Las Keropos Dispakbor Kiri Belakang

Hasil peninjauan hasil pengerjaan las keropos oleh Pak Haji ini menurut penulis pribadi BIASA SAJA dan KURANG HALUS PENGERJAANNYA karena tidak dirapikan/diratakan, sehingga cocok untuk pengerjaan las kelas kendaraan "angkot" dimana hasilnya ini tidak bagus jika ingin dipakai sebagai body repairing untuk restorasi kendaraan anda. Lumayan lah kalau hanya sekedar untuk "menambal" lubang saja..

Semoga kejadian ini akan menjadikan penulis dan pembaca sekalian untuk lebih teliti lagi bila membeli mobil seken terutama dalam mengecek kondisi sasis kendaraan secara keseluruhan.

Minggu, 09 Oktober 2022

Jajanan si Charade CX

Si Charade Ditarik ke Bengkel
Si Charade Ditarik ke Bengkel
Hampir dua bulan ini si Charade CX berada dibengkel.. Berawal dari ketika dipakai dari Bogor ke Jakarta, si Charade  mogok karena overheat dijalan Tol arah keluar ke Cempaka Putih karena tangki plastik reservoir radiator bocor. Setelah penulis isi air, sampai didepan Hotel C'One Cempaka Putih mogok lagi dan ternyata selang karet radiator sobek. Setelah penulis perbaiki selang ini, si Charade menolak hidup sama sekali!!!

Akhirnya si Charade ditarik pakai mobil kijang menuju ke tempat tinggal. Setelah itu penulis mencari bengkel dan setelah dicek, si Charade benar-benar menolak hidup! Kecurigaan awal adalah Dinamo Stater sudah lemah, kemudan sama pihak bengkel diganti copotan tetapi kondisi masih bagus. Coba dihidupkan kembali tetap menolak dan setelah dicoba oleh teknisi disimpulkan bahwa piston-nya lengket karena kena overheat tersebut.

Cek Dinamo Stater
Cek Dinamo Stater
Si Charade pun dibawa ke bengkel didaerah Senin dilantai 8, dan banyak ditemukan permasalahan akibat pemilik lama kurang merawat, yaitu:

Pertama, setelah mesin diturunkan dan dibersihkan, ada serpihan kayu yang masuk ke dalam mesin dan menyebabkan piston macet! Setelah dicek, ternyata tempat "gigi nanas" untuk speedometer tidak ada dan pemilik lama menutupnya menggunakan kayu! Dan ujung dari kayu inilah yang akhirnya masuk kedalam mesin.

Setel Karbu
Setel Karbu
Kedua, karburator untuk choke-nya diikat pakai kawat! Makanya sebelum kejadian mesin mati ini, penulis merasakan mesin kurang stabil. Karburator pun akhirnya disetel ulang dan ganti packing-nya karena terlihat adanya bensin yang merembes.

Ketiga, banyak kabel-kabel yang bersliweran tidak jelas didalam kap mesin, akhirnya penulis meminta bengkel untuk merapikan perkabelannya.

Kabel Handbrake Putus
Kabel Handbrake Putus

Belanja Kabel Handbrake dan Rem Set
Belanja Kabel Handbrake dan Rem Set
Keempat, handbrake tidak berjalan dengan semestinya, setelah dicek ternyata kabel handbrake putus dan karet-karet kaliper rem cakram serta kampasnya habis! Pantesan ketika penulis bawa si Charade ini, pas ngerem kok mobil masih ngeloyor cenderung kearah kanan. Penulis ke bengkel minta agar semua diperbaiki dan diganti dengan yang baru.

Speaker Belakang Pakai Carman BSE-6981
Speaker Belakang Pakai Carman BSE-6981
Kelima, speaker oval yang ada dibelakang tempat duduk belakang tidak ada! Akhirnya penulis belikan merek Carman BSE-6981 seharga Rp. 175.750,- di Shopee.

Headrest Orisinil Daihatsu Charade CX
Headrest Orisinil Daihatsu Charade CX
Keenam, sandaran kepala (headrest) bukan orisinilnya, akhirnya penulis carikan yang copotan dapat dengan harga Rp. 225.000,- (termasuk ongkir) digrup facebook, namanya "jual beli mobil sperpat daihatsu charade" dan nama agan penjualnya yang amanah si Mashudi Boncel.

Berhubung si Charade masuk bengkel, sekalian saja penulis tambahkan fitur Central Lock supaya memudahkan ketika keluar masuk mobil ketika bersama keluarga.

Adapun total "jajanan" si Charade adalah Rp. 5.300.750,- dengan rincian:
  1. Dinamo Starter + jasa pasang Rp. 1.200.000,-
  2. Turun mesin dan ongkos kerja keseluruhan Rp. 1.300.000,-
  3. Setel Karburator beserta packing-nya Rp. 250.000,-
  4. Urut perkabelan Rp. 500.000,-
  5. Ganti kabel handbrake dan rem set Rp. 1.000.000,-
  6. Pasang central lock Rp. 300.000,-
  7. Ganti packing mesin + oli mesin Rp. 350.000,-
  8. Speaker Carman BSE-6981 Rp. 175.750,-
  9. Sandaran kepala copotan orisinil Rp. 225.000,-
Daan penantian hampir dua bulan ini tiba, si Charade jam 14.03 tadi sudah berada ditangan penulis kembali hehehe.. So, resiko beli mobil seken yaaaa seperti ini, siapkan dana minimal 5 juta untuk membenahinya.. Jadi jangan segan untuk menawar mobil seken semurah-murahnya, karena kita tidak tahu penyakit apa saja yang tidak kelihatan dan juga bagaimana track record bengkel tempat perawatan mobil tersebut, apakah betulan bengkel yang mampu mengganti atau mencarikan spare part alternatif atau bengkel yang Abunawas alias pandai mengakali segala sesuatunya yang akhirnya berdampak buruk dikemudian hari..

Tampilan Sasis Kiri Harus Dilas Karena Keropos
Tampilan Sasis Kiri Harus Dilas Karena Keropos
Disini penulis bukan menghujat para penjual mobil, tetapi hanya menuangkan pengalaman pribadi dalam merawat si Charade CX ini.. Sampai saat ini penulis masih berjuang mencari "gigi nanas" untuk menghidupkan speedometer dan stir orisinal yang kondisinya oke serta mau las body sebelah kiri yang sudah keropos..

Rabu, 01 September 2021

Daftar Mobil Yang Memiliki Fitur Sunroof di Indonesia

Tampilan Sunroof di Atap Mobil
Tampilan Sunroof di Atap Mobil
Kali ini penulis membahas tentang mobil ber-sunroof yang beredar di Indonesia. Kenapa penulis membahas tentang sunroof? Karena sunroof ini merupakan jendela atau kaca diatap yang mampu membentuk sudut tertentu ketika dibuka. Biasanya, bagian belakang sunroof akan naik saat dibuka, persis seperti sistem yang digunakan pada ventilasi bus kota jaman dulu. Selain untuk menikmati pemandangan yang berada diatas mobil, sunroof juga berguna untuk mengalirkan udara dari dalam mobil, sehingga sirkulasi udara semakin baik. Saat sunroof dibuka, kabin akan menerima udara serta sinar matahari langsung dari luar. Situasi ini mungkin sangat didambakan oleh sebagian orang, terlebih berkendara saat cuaca cerah dan di daerah pegunungan. Memiliki sunroof di mobil pastinya sangat berguna dan membuat perjalanan semakin seru dan ini merupakan salah satu keuntungan.

Memang tampilan mobil yang menggunakan sunroof akan telihat mewah, elegan dan keren, tetapi menurut penulis secara pribadi, sunroof mempunyai kegunaan lain, yaitu berkaitan dengan KESELAMATAN. Semisal ketika terjadi kecelakaan dimana kondisi pintu mobil terjepit atau macet sehingga tidak bisa dibuka, maka salah satu cara untuk mengevakuasi pengemudi maupun penumpang dapat dilakukan melalui sunroof tersebut, baik dibuka secara manual melalui tombol didalam mobil maupun dibuka paksa dengan cara dipecahkan. Bila atap mobil tidak ber-sunroof, maka dalam proses evakuasi pasti akan menyulitkan karena dibutuhkan peralatan lain untuk melubangi ataupun memotong atap tersebut.

Tanpa panjang lebar lagi, penulis akan menuliskan beberapa mobil yang beredar di Indonesia yang telah memiliki sunroof secara built-in sebagai berikut:
  • BMW: 730LI, 740LI, E46 (CBU), F30, G30, M2 Coupe, X1, X3, X5, X6.
  • Chevrolet: Trax LTZ.
  • Ford: Ecosport Titanium, Escape XLT, Focus S.
  • DFSK: Glory 580.
  • Honda: Accord 3.5 V6, CR-V Prestige, City (Sunroof Edition), Elysion, HR-V Prestige, Odyssey Absolute (Versi Jepang), Prelude, WR-V.
  • Hyundai: Getz SG, I20 SG, Ioniq, Kona EV, Trajet GL, Tucson XG, Santa Fe, Verna.
  • Kia: Carnival, Grand Sedona Ultimate, Picanto GT, Rio (All New), Seltos EX+, Shuma, Sonet, Sorento, Sportage EX.
  • Lexus: CT200, GS250, GS300, LS400, LS430, LS460, LS600, LX460, LX470, LX570, NX200, NX300, RX270, RX300, RX350.
  • Mazda: 3, 6, CX3, CX30, CX5, CX7, CX8, CX9, RX-8.
  • Mercedes Benz: C240 W203 tahun 2003, C250, E53, S350 W220, V260.
  • MG: ZS Ignite.
  • Mini: Clubman, Countryman.
  • Mitsubishi: Grandis, Outlander Sport PX, Pajero Sport (Tipe Dakar).
  • Nissan: Elgrand, Murano, Serena 2.0 Panoramic Autech, Teana XV, Xtrail VL CBU.
  • Peugeot: 307 SW, 3008 GT Line, 5008 GT Line.
  • Renault: Koleos Signature.
  • Toyota: Alphard, Camry (3.5Q tahun 2006-2011, 2.5V tahun 2011 keatas), Corolla Cross (All New), Harrier, Land Cruiser, Prado, Previa, Vellfire, Voxy, Wish.
  • Volkswagen: Caravelle T5, Golf GTI, Beetle (New, All New), Scirocco TSI Panoramic, Touareg.
  • Volvo: XC90.
  • Wuling: Cortez dan Almaz.
Nah, ternyata banyak sekali bukan mobil-mobil yang ber-sunroof beredar di Indonesia? Agar sunroof dimobil anda tetap awet, maka beberapa tips ini berguna dalam merawatnya sebagai berikut:
  • Uahakan jangan sering dijemur terkena hujan dan panas di luar. Kalau sering dijemur terkena panas hujan, bisa menyebabkan karet frame sunroof-nya jadi getas sehingga susah cari penggantinya.
  • Setiap habis dicuci, harus dilap sampai benar-benar kering dan kalau ada kompresor angin sekeliling frame sunroof itu ditiup agar cepat kering.
  • Karena kaca sangat mudah jamuran dan posisinya diatas alias langsung terkena sengatan matahari. Jadi sebisa mungkin hindari kerak jamur dengan cepat-cepat membuatnya kering, setelah terkena hujan atau sehabis mencuci.
  • Apabila saat sunroof dalam posisi ‘tilt’ atau terbuka ke atas dan akan menutup, terdengar bunyi seperti gesekan karet dengan pelat yang cukup jelas, olesi saja pakai silicon spray di sepanjang karet kaca sunroof untuk menghilangkan bunyinya.
  • Pada saat hendak menutup sunroof, pastikan kondisi sepanjang relnya bersih, tidak ada kotoran yang bisa membuat proses buka tutup sunroof jadi berat. Terkadang serpihan daun atau ranting halus suka terselip direl sunroof.
  • Tidak membersihkan tumpukan debu dijalur air sunroof berpotensi menutup jalurnya dan membuat air masuk ke kabin, yang jadi salah satu akibat menutup sunroof ketika hujan.
  • Buka tutup sunroof minimal seminggu sekali dan semprot penetran 3 bulan sekali direl sunroof.
Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi anda sekalian yang ingin memiliki mobil dan memiliki fitur sunroof ataupun memasang sendiri aftermarket sunroof dimobil yang anda punyai untuk memberikan kesan mewah, elegan dan keren tetapi juga bermanfaat bagi keselamatan diri anda.. Apabila ada yang belum masuk dalam daftar tersebut, silahkan anda tambahkan dikolom komentar..